128 Anak Berbakat di Sleman Ikuti Pelatihan Sepak Bola Profesional

SLEMAN (jurnaljogja.com) – Kabupaten Sleman, DI Jogjakarta (DIJ) menjadi tuan rumah penyelenggaraan coke kicks, sebuah program pelatihan sepak bola dasar bagi anak dan remaja berbakat usia 12-17 tahun. Program ini diikuti 128 anak dari 4 Sekolah Sepak Bola (SSB) dan 4 sekolah tingkat SMP di kabupaten setempat, Sabtu-Minggu (21-22/5).

Kegiatan ini diselenggarakan Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) kerja sama dengan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation ini. Acara digelar di Stadion Tridadi.

General Manager CCAI-Central Java, Agustina Retno Setyowati menjelaskan, dengan pelatihan ini maka sampai kini sudah lebih 12 ribu peserta dan 700 pelatih lokal mendapatkan kesempatan pelatihan sepak bola profesional. Sebelumnya, pelatihan sama dilaksanakan di Cirebon. “Coke kicks akan terus dikembangkan agar para peserta mampu mempraktikkan cara bermain dan berlatih sepak bola dengan benar. Sehingga nantinya dapat tumbuh bibit-bibit pemain sepak bola yang berbakat,” Retno Setyowato di sela pembukaan pelatihan di Sladion Tridadi, Sabtu (21/5).
Menurut dia, program pelatihan tersebut selain untuk pengembangan kemampuan teknik peserta, juga meningkatkan keterampilan dalam bermain sepak bola. “Bermain bola tidak sekadar belajar keterampilan. Anak-anak juga diajarkan mengenai bagaimana mengelola bola dengan baik dan benar,” jelasnya.

Sementara itu pelatih dari ASA Foundation, Eko Darmawan menerangkan, pelatihan dibagi berbagai tahapan. Selain latihan fisik, teknik bermain bola, gerak individu, teknik gerak kelompok, dan mini competition pada akhir pelatihan. Dari kegiatan tersebut juga dipilih pemain terbaik, pemain terbaik dari yang terbaik, pencetak gol terbanyak serta tim terbaik dari setiap penyelenggaraan coke kicks diadakan. “Dalam latihan tersebut, setiap 10 menit ganti teknik permainan agar peserta tidak jenuh,” tuturnya.
Setelah latihan teknik, tutur Eko Darmawan, para peserta dibagi beberapa kelompok. Selanjutnya mereka dipertandingkan. “Dari sini akan ketahuan mana yang terampil dan pintar bermain sepak bola,” jelasnya.

Public Affairs Officer CCAI, Ida Lukitowati meyakini, kekuatan karakter dan kemampuan teknik adalah dua elemen terpenting untuk jadi juara. “Harapan kami agar kedua elemen itu tertanam kuat dalam diri para bakat muda sepak bola Indonesia. Salah satunya melalui partisipasi dalam program coke kicks,” katanya.
Kadinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Arif Haryono, menyambut baik program ini karena secara tidak langsung anak-anak di Sleman akan mengerti teknik bermain sepak bola yang benar. “Kami berharap coke kicks mampu meningkatkan antusiasme anak muda untuk mengembangkan keterampilan positif, seperti dalam bermain sepak bola,” katanya.
Melalui program ini, juga diberikan pelatihan bagi para pelatih lokal dalam sesi ‘train the trainer’ yang dipandu para pelatih dari ASA. (bam)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan