IndonesiaNEXT Tingkatkan Daya Saing Generasi Muda

 IMG_20161216_120122
 Anggoro Rulianto/Jurnal Jogja
Ririn Widaryani (tengah) dan Jaka Susanta (kiri) di trap pintu masuk Auditorium UGM.
JOGJA – Mendukung generasi muda mempersiapkan diri bersaing secara global di tingkat internasional, Telkomsel menggelar IndonesiaNEXT, di Auditorium UGM, Kamis (8/12). Mengambil tema ‘Get Inspired, Be The Next’, program sertifikasi itu bertujuan meningkatkan kapasitas dan mempersiapkan keahlian profesi mahasiswa dalam menghadapi persaingan global secara lebih kompetitif.
Seiring kemajuan teknologi dan perkembangan dunia yang semakin cepat, generasi muda dituntut mampu dan handal dalam menghadapi berbagai tantangan yang terus berubah. “Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat generasi muda harus memiliki kualitas yang dibutuhkan, secara akademis maupun profesional, untuk dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ungkap EVP Area Jawa Bali Telkomsel, Ririn Widaryani.
Telkomsel, lanjutnya, selalu berupaya mendukung pengembangan kemampuan dan pengetahuan anak-anak muda itu melalui IndonesiaNEXT sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan dalam memajukan generasi muda Indonesia. “Sekaligus wadah untuk meningkatkan kapasitas dan mempersiapkan keahlian profesi mereka.”
Rangkaian program IndonesiaNEXT diadakan di enam perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, berturut-turut ITS (Institut Teknologi Sepuluh November) Surabaya pada 25 Oktober, USU (Universitas Sumatera Utara) Medan (14/11), UI (Universitas Indonesia) Depok (17/11), ITB (Institut Teknologi Bandung) pada 21 November, Unhas (Universitas Hasanuddin) Makassar (28/11), dan UGM (Universitas Gadjah Mada) Jogjakarta (8/12).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa peserta dari berbagai jurusan dan jenjang pendidikan perguruan tinggi itu akan berpartisipasi dalam seminar inspiratif dan sesi kreatif. Seminar inspiratif menghadirkan para pembicara dari praktisi bisnis yang telah sukses di bidangnya diharapkan akan membuka wawasan peserta untuk memahami pentingnya peningkatan mutu dan kompetensi sumberdaya manusia agar dapat berkompetisi dalam skala global.
“Sesi kreatif mengulas bidang peminatan yang dipilih oleh peserta pada saat registrasi dilakukan, yang terbagi ke dalam kategori film, kuliner dan pariwisata, fesyen, serta teknologi informasi. Materi pada sesi ini disampaikan oleh para pelaku bisnis di industri kreatif yang relevan dengan masing-masing bidang peminatan,” jelas Project Leader IndonesiaNEXT, Jaka Susanta.
Seluruh peserta pun berkesempatan mengikuti pelatihan dan ujian sertifikasi nasional maupun internasional. Bagi yang lulus ujian sertifikasi akan mendapatkan sertifikat keahlian yang dapat digunakan oleh para mahasiswa sebagai SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah).
“Peserta yang telah melalui tahap seleksi akan memperoleh semakin banyak kesempatan dari berbagai jenis sertifikasi yang telah disediakan sesuai bidang peminatan. Pada tahap akhir, akan dipilih delapan belas orang peserta terbaik yang berkesempatan mengikuti short course di perusahaan digital ternama kelas dunia, di Sillicon Valley, Amerika Serikat,” tutur Jaka kemudian. (rul)
CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan