7 Pasang Pengantin Nikah Bareng dii Stasiun “Tugu”

IMG_20160906_230922
 Bambang Sugiharto/Jurnal Jogja
Suasana nikah di kompleks Stasiun Tugu Jogja.
JOGJA (jurnaljogja.com) –  Tujuh pasang pengantin nikah bareng di Stasiun Tugu Yogyakarta, Selasa (7/9). Mereka tampak bahagia  disaksikan sanak saudara serta kerabat masing-masing mempelai. Usai menikah,  para pasangan pengantin beserta sanak saudaranya naik Kereta Api (KA) Pramex dari Stasiun Tugu menuju Stasiun Maguwoharjo PP.

Ke-7  pasang pengantin adalah Slamet Purwanto (42), warga Nayan, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Duda  ini mempersunting  janda, Budi Murwanti (46), warga Rusunawa Jongke Sendangadi, Mlati, Sleman.  Kemudian, Crysna Marsono (23), warga Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota Yogyakarta memperistri pujaan hatinya, Kania Restu Fauzi (20), warga Tukangan, Tegalpangung, Danurejan. Lalu, Suyatno alias Walidi (49), warga Tembi, Tempel, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Duda ini mempersunting Rusmini (42), warga Gatak, Timbulharjo, Sewon, Bantul ber status janda. Selanjutnya pasangan Mujiyanto (37) warga Kuncen, Wirobrajan, duda memperistri gadis beruasia 29 tahun, Reni Kurniawati asal Bekasi yang tinggak di Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Pasangan lainnya Muslimin (29) asal Brebes, yang tinggal di Keparaan Lor, Mergangsan, Kota Yogyakarta. Pria lajang itu mempersunting janda kembang, Susi Sunarni (23), warga Sumuluh Kidul, Ngeposari, Semanu, Gunungkidul. Selanjutnya, Jumari (42), warga Kutu Tegal, Sinduadi, Sleman. Duda ini memperistri Salimah (47) warga Somodaran, Yogyakarta  berstatus janda. Terakhir pasangan Iskandar dan Diah, warga Kauman.
”Senang bisa nikah bareng, apalagi akad nikah dilakukan di stasiun kereta. Tidak terbayang bisa menikah  di tempat yang penuh sejarah ini,” kata Destiana Pramasya (26) alias Diah, warga Kauman, Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Status janda yang selama ini melekat pada dirinya hilang, setelah dipersunting pujaan hatinya Iskandar (37) yang juga tinggal di Kauman. Keduanya sudah menjalin asmara selama kurang lebih tiga tahun silam hingga melepas masa lajang. Diah, sapaan akrabnya mengikuti acara nikah bareng ini, setelah mengetahui informasi di media sosial, facebook. Ia bersama Iskandar sepakat  nikah bareng secara gratis di Stasiun Tugu. Acara ijab qobul dipimpin petugas KUA Gedongtengan, Suhardi S.Ag dan Sehono, S.Ag.
Ketua Panitia, Ryan Budi Nuryanto, mengatakan, nikah bareng ini dilakukan dalam rangka peringatan hari jadi Kota Yogyakarta dan Hari PT Kereta Api serta 5 tahun Fortais berdiri. Untuk menandai hari baik tersebut, maka pihaknya menggelar acara nikah bareng bekerja sama dengan PT KAI dan Pemkot Yogyakarta. (bam)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan