Aplikasi Kesehatan Itu Penting

IMG_20160629_032153JOGJA – Dosen Magister Teknik Informatika Pascasarjana FTI UII, Izzati Muhimmah ST MSc PhD mengemukakan, aplikasi ini sangat penting mengingat mayoritas masyarakat Indonesia masih sering mengeluhkan pembeayaan fasilitas kesehatan yang cukup tinggi terutama apabila anggota keluarganya harus mendapatkan layanan rawat inap.

“Terlebih, kita tahu bahwa JKN hanya mengcover beberapa poin pembiayaan sehingga informasi dana tambahan yang harus dikeluarkan oleh pasien menjadi hal yang penting untuk diketahui sebelum proses rawat inap selesai,” tutur Izzati lebih jauh.

Dia pun meyakini, output aplikasi berupa prediksi tingkat keparahan (severity level) dan gambaran tarif klaim kasus penyakit pasien dapat bermanfaat bagi petugas administrasi ruangan pada bangsal rawat inap untuk memberikan informasi kepada keluarga pasien yang sedang dirawat. “Juga, tentu saja, bagi keluarga pasien,” tandas Izzati.

Kepala Instalasi Rekam Medis RSUD dr R Soeprapto Cepu, pun menurut Izzati, memberikan tanggapan aplikasi sistem pendukung keputusan tersebut layak dijadikan rekomendasi guna memberi gambaran  pembiayaan rumah sakit dan membantu petugas rekam medis unit JKN.

Pihak rumah sakit, lanjut Izzati, hanya memberikan saran, aplikasi perlu dikembangkan lagi supaya tidak sekadar memprediksi severity level dan memberi gambaran klaim pada penyakit tertentu, tetapi semua penyakit yang terdapat pada ICD (International Classification of Disease) 10 serta agar lebih memperhatikan aturan koding pada ICD 10. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan