AYD Ke-7 di Jogja Berakhir

 IMG_20170808_104317
JOGJA (jurnaljogja.com) -Penutupan Asian Youth Day (AYD) di Lapangan AAU Jogjakarta dihadiri Wapres Jusuf Kalla, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan serta Gubernur DIJ Sri Sultan Hamengku Buwono X, Minggu (6/8).
    Puncak pertemuan Orang Muda Katolik se-Asia itu juga ditandai dengan perayaan ekaristi akbar bertema “Living and Sharing the Joy of the Gospel”. Ini terinspirasi dari Evangeli Gaudium 1. Tema ini dimaksudkan agar orang muda memberikan sukacita Injil kepada sesama dalam perjumpaan dengan Tuhan di kehidupan sehari-hari. Perayaan ekaristi dipimpin Presiden FABC (Federation of Asian Bishops Conference) Oswald Cardinal Grazias, sedangkan homili disampaikan  Mgr Ignatius Suharyo. Acara diikuti sekitar 21 ribu OMK.
     AYD ke7 ini menjadi sepenggal sejarah atas perjalanan OMK di Asia. Perjumpaan dalam even ini adalah sukacita. Melalui Tuhan, para kaum muda diutus berbagi sukacita dengan orang lain. Dalam perjumpaan ini, para kaum muda menemukan jati diri atas identitas Asia, benua yang indah dan kaya akan negara, agama dan budaya. AYD ke7 menjadi perantara untuk mempelajari berbagai nilai kehidupan dari realitas multikultural di Asia, sekaligus menjadi kesempatan untuk merenungkan iman, harapan dan cinta untuk membawa kabar perdamaian di Asia.
   Acara ini sukses membawa tema multikultural, salah satunya dengan peran rekan muda Muslim dalam substansi acara. Alissa Wahid dari Gusdurian turut hadir pada puncak acara ini. AYD berikutnya akan dilaksanakan di India pada 2020.
    Mgr Suharyo berharap  kegiatan ini mendorong OMK untuk semakin giat dan setia dalam mengikuti Injil, sehingga kehidupannya dapat dipenuhi dengan kebahagiaan dan iman. (bam)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan