Banyak Dosen Tak Penuhi Kualifikasi Minimal

Dosen: Sebanyak 500 dosen UNY ikuti lokakarya Pembinaan Kepegawaian Promosi dan Kepangkatan, di kampus setempat, beberapa waktu lalu.

Dosen: Sebanyak 500 dosen UNY ikuti lokakarya Pembinaan Kepegawaian Promosi dan Kepangkatan, di kampus setempat, beberapa waktu lalu.

JOGJA – Perguruan tinggi yang baik memiliki kualitas riset yang tinggi, publikasi dan paten yang dimiliki, sitasi, jumlah guru besar serta produktivitasnya dalam mempublikasi karyanya. Di sisi lain, masalah sumberdaya perguruan tinggi di Indonesia saat ini, masih banyak dosen yang tak memenuhi kualifikasi pendidikan minimal. Jumlah doktor yang rendah, banyak dosen belum memiliki jabatan akademik serta publikasi ilmiah, dan jumlah guru besar yang sedikit.

“Untuk itu perlu pengembangan karir dosen melalui beberapa skema,” ujar Direktur Karier dan Kompetensi SDM Kemenristekdikti Prof Dr Bunyamin Maftuh MPd MA, di hadapan 500 orang dosen UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) peserta lokakarya Pembinaan Kepegawaian Promosi dan Kepangkatan, di kampus setempat, beberapa waktu lalu.

Pengembangan karir dosen, lanjut Bunyamin, meliputi sertifikasi, pengembangan kompetensi profesional melalui studi lanjut, kenaikan jabatan akademik dan pengembangan karya ilmiah atau penelitian atau publikasi ilmiah.

Kondisi dosen nasional saat ini, dari jumlah total 245.919 orang, sebanyak 53.440 orang berjabatan asisten ahli, 49.126 lektor, 29.180 lektor kepala, 5.222 guru besar, dan sisanya belum berjabatan akademik. “Masih cukup banyak yang belum berjabatan akademik, padahal untuk mengurus kenaikan pangkat tidaklah sulit,” tutur Bunyamin.

Secara umum, untuk mengurus kenaikan pangkat dari asisten ahli ke lektor, lektor ke lektor kepala, dan lektor kepala ke guru besar, minimal telah memenuhi angka kredit yang disyaratkan serta penulisan karya ilmiah dalam jurnal ilmiah nasional. Untuk kenaikan pangkat ke lektor kepala dan guru besar dipersyaratkan juga penulisan dalam jurnal ilmiah internasional.

Wakil Rektor II UNY Prof Dr Edi Purwanta MPd mengemukakan, UNY saat ini memiliki tenaga pengajar 983 orang dengan 64 guru besar. “Harapan kami para dosen bisa naik jabatan dan pangkatnya karena lektor kepala dan guru besar menjadi kewajiban bagi seorang pengajar. Menjadi kewajiban kami pula di universitas untuk memfasilitasi kenaikan pangkat mereka.”

Selama ini kenaikan pangkat dan jabatan dosen di UNY belum seperti yang diharapkan. Karenanya, UNY berupaya dengan berbagai ikhtiar untuk kenaikan pangkat dan jabatan dosen. “Terutama lektor kepala dan guru besar, sebab pemeringkatan Dikti bertopang pada kedua jabatan itu,” tandas Edi. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan