Barry Callebaut dan Garudafood Perluas Kemitraan Pasokan di Indonesia

mesin produksi Barry Callebaut di Pabrik Garudafood, Gresik, Jawa Timur. Saat ini Garudafood dan Barry Callebaut menandatangani perjanjian jangka panjang untuk penyediaan tambahan 7.000 ton cokelat kompon per tahun dengan membangun “pabrik di dalam pabrik” dengan nilai investasi sebesar Rp 40 Miliar di pabrik Garudafood, Rancaekek, Bandung, Jawa Barat.

mesin produksi Barry Callebaut di Pabrik Garudafood, Gresik, Jawa Timur. Saat ini Garudafood dan Barry Callebaut menandatangani perjanjian jangka panjang untuk penyediaan tambahan 7.000 ton cokelat kompon per tahun dengan membangun “pabrik di dalam pabrik” dengan nilai investasi sebesar Rp 40 Miliar di pabrik Garudafood, Rancaekek, Bandung, Jawa Barat.

JOGJA – Garudafood dan Barry Callebaut Group, produsen cokelat dan produk cokelat berkualitas tinggi terkemuka di dunia, mengumumkan penandatanganan perjanjian. Keduanya sepakat untuk tambahan pasokan jangka panjang sebesar 7.000 ton cokelat per tahun ke pabrik biskuit Garudafood di Rancaekek, Jawa Barat. Barry Callebaut mengharapkan pengiriman volume tambahan dimulai pada pertengahan tahun 2019.

Konsep ‘Pabrik di dalam Pabrik,’ akan diimplementasikan di pabrik biskuit Garudafood Rancaekek. Total nilai investasi Rp 40 miliar. Kolaborasi kedua perusahaan ini juga meliputi inovasi dan pengembangan produk baru serta peningkatan kualitas produk. Hal ini akan semakin memperkuat posisi Garudafood sebagai market leader di Indonesia.

Perjanjian jangka panjang kedua ini merupakan komitmen dari kesuksesan kerjasama kemitraan antara Barry Callebaut dan Garudafood, yang telah dimulai sejak Juni 2015. Hingga saat ini realisasi dari perjanjian tersebut adalah membangun pabrik coklat pertama Barry Callebaut di area pabrik Garudafood Gresik dan telah memasok lebih dari 10.000 metrik ton coklat ke Garudafood.

CEO Garudafood Hardianto Atmadja, mengatakan kolaborasi ini juga merupakan bagian dari strategi “open innovation”. “Kami dan mendukung Industri 4.0, sehingga produk kami memiliki kualitas yang setara dengan kelas dunia. Kami juga semakin mengintensifkan kolaborasi dengan Barry Callebaut yang akan mendukung kinerja Garudafood dalam menghasilkan produk-produk inovatif untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen Indonesia dan mancanegara,” tuturnya dalam siaran pers.

Ben De Schryver, Presiden Barry Callebaut Asia Pacific, menambahkan, “Suatu kehormatan bagi kami untuk semakin memperkuat hubungan kami dengan Garudafood, salah satu perusahaan Indonesia terdepan di bidangnya.” Menurutnya perluasan bisnis ini juga akan memperkuat keberadaan kami di Indonesia, negara terpadat ke-empat di dunia dengan lebih dari 260 juta orang dan salah satu ekonomi paling hidup di Asia Pasifik.

Kehadiran Barry Callebaut di Asia dimulai pada Juli 1997 ketika perusahaan membuka pabrik cokelat pertamanya di Singapura. Di Asia dan saat ini telah mengoperasikan lima pabrik cokelat (China, India, Indonesia, Jepang, dan Singapura), tiga pabrik cokelat (dua di Indonesia dan satu di Malaysia) dan satu pabrik cokelat dan kakao gabungan (di Malaysia).

Saat ini Barry Callebaut memiliki lebih dari 550 karyawan di seluruh Indonesia yaitu di Gresik, Bandung, Makassar dan Lampung. Selain itu Barry Callebaut juga berkomitmen untuk memperluas kegiatan keberlanjutannya (sustainability program) bagi petani kakao di Indonesia melalui ‘Forever Chocolate Program’.(tom)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan