Belajar dari Asu dan Kancil (1)

IMG_20160916_123443

Foto dan naskah:

Shegit Sick/Jurnal Jogja

Kethoprak Conthong Yogyakarta mementaskan pertunjukan berjudul Kancing Amongpraja pada 13 September 2016 di Concert hall Taman Budaya Yogyakarta. Naskah merupakan karya Drs Susilo “Den Bagus Ngarso” Nugroho.
Lakon itu berkisah tentang Asu yang diperankan oleh Susilo Nugroho dan Kancil yang dimainkan oleh Marwoto Kawer.
Di cerita ini, Kancil menjadi pemimpin di tanah Jawa dengan mempengaruhi rakyat sebangsanya dengan cara yan licik. Akan tetapi, Asu (asu dalam bahasa Jawa berarti anjing) tidak mau terpengaruh oleh pemerintahan Kancil.
Apalagi sudah terbukti ibunya Kancil menyelewengkan dana untuk berfoya-foya.
Pesan kuat adalah bimbingan tingkah laku yang baik perlu diberikan dan diperhatikan setiap orang. Termasuk pemimpin. Semua orang dapat menjadi sangat pandai tapi sekaligus juga biss memiliki tingkah laku buruk seperti halnya tokoh Kancil dalam pementasan itu.

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan