Bermasalah Lebih Seribu Data Pemilih

Iwan Ferdian

Iwan Ferdian

JOGJA – Lebih dari seribu, tepatnya 1.260 data pemilih di kota Jogjakarta masih bermasalah. Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilihan Umum) setempat pun mendesak KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Jogjakarta untuk segera memperbaiki. Masih ada waktu sebelum data tersebut dijadikan sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap) Agustus mendatang.

Total pemilih kota Jogjakarta, tercatat 300.863, sehingga secara persentase, data bermasalah tersebut memang kecil. “Namun, harus segera diperbaiki agar tak memunculkan rentetan konsekuensi yang fatal,” ujar Ketua Panwaslu Kota Jogjakarta, Iwan Ferdian, di kantor Kominfo Kota Jogja, Jumat (6/7).

Kebenaran atau ketepatan data pemilih, lanjut Iwan, merupakan persoalan krusial. “Jangan dilihat persentasenya yang kecil, namun data satu orang pun keliru, akibatnya bisa panjang. Menyangkut jumlah surat suara yang harus disiapkan, misalnya. Penghitungan suara nantinya, dan seterusnya,” tuturnya.

Satu data keliru, pun bisa membuat pemungutan suara setempat menjadi tidak valid. Tak menutup kemungkinan akan menimbulkan persoalan berkepanjangan. “Karenanya, KPU harus lebih cermat, jangan sampai ada lagi data pemilih yang bermasalah agar pemungutan suara di kota Jogjakarta bisa dipertanggunjawabkan,” papar Iwan.

Berdasarkan soft copy DPS (Daftar Pemilih Sementara) panwaslu antara lain menemui data pemilih tanpa NIK (Nomor Induk Kependudukan) sebanyak 10 orang, data pemilih ganda 1019 orang, TNI Polri aktif terdaftar sebagai pemilih 1 orang, pemilih meninggal dunia terdaftar 103 orang, pemilih tidak jelas identitasnya 49 orang, dan pemilih memenuhi syarat tapi tidak terdaftar 65 orang.

Ditemui pula pemilih yang tak sesuai domisili dan pemilih yang belum memiliki KTP-Elektronik namun terdaftar sebagai pemilih. “Dua kategori pemilih tersebut masih dalam tahap kroscek ulang di lapangan,” papar Iwan seraya menyatakan, daftar pemilih bermasalah tersebut akan diberikan kepada KPU kota Jogjakarta sebagai saran rekomendasi untuk segera diperbaiki.

Panwaslu mengimbau masyarakat untuk aktif mengecek sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Pun, membuka hotline pengaduan terkait permasalahan data pemilih di 0877 3982 5514 atau datang melapor ke Sekretariat Panwaslu kota Jogjakarta di Jalan Timoho II No 32 Jogjakarta. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan