Bimasena Media Pembelajaran Matematika

 IMG_20170822_130414
Tim Bimasena.
JOGJA – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY yang tergabung dalam tim PKMPSH (Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Sosial Humaniora), Rizqi Nurcahyani, Siti Mufidah, Lathif Al Rasyid, Titik Wulandari, dan Widiastuti membuat media pembelajaran matematika bagi siswa SMP.

Pada penelitian berjudul ‘Bimasena: Identifikasi Bangun Ruang Berbasis Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama’, mereka mengembangkan produk media pembelajaran matematika berbasis augmented reality bagi siswa SMP kelas VIII tahun ajaran 2016/2017.
Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Media pembelajaran ini diimplementasikan di SMP Negeri 1 Galur, Kulonprogo, DIJ. “Salah satu penyebab siswa sulit dalam memahami teori yang dikemukakan dalam pelajaran matematika karena belum mampu menangkap konsep secara benar,” jelas ketua tim, Rizqi.

Siswa belum sampai ke proses abstraksi. “Dalam artian masih dalam dunia kongkrit dan belum sampai ke pemahaman yang hanya tahu contoh-contoh, tetapi tidak dapat mendeskripsikannya,” tandas Rizqi.

Salah satu cara untuk membuat pembelajaran matematika lebih menyenangkan bagi siswa, diperlukan media pembelajaran yang menarik untuk mata pelajaran matematika. Ini sangat penting. “Penerapan media pembelajaran dalam matematika menggunakan media Augmented Reality dapat mempermudah siswa melihat secara riil bangun ruang yang ingin diidentifikasi,” jelas Rizqi kemudian.

Media pembelajaran berbasis augmented reality membantu siswa terutama dalam mengimajinasikan objek secara riil. Melalui penggunaan smartphone siswa dapat mengaplikasikan media pembelajaran tersebut, sehingga dapat mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan. Sekaligus penggunaan teknologi dalam pembelajaran,” tandas Rizqi. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan