Cegah Narkoba Sejak SD

Khamdani

Khamdani

JOGJA – Narkoba masih menjadi musuh utama, terutama bagi generasi milenial. Kantor BNN Kota Jogjakarta terus berupaya menyampaikan sosialisasi untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba. Bahkan dilakukan sejak usia dini yang menyasar kepada siswa usia SD (Sekolah Dasar).

“Langkah pencegahan memang kami lakukan sedini mungkin. Dalam kasus yang ditemukan, usia lima belas tahun pun sudah terpapar narkoba,” ungkap Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Kota Jogjakarta, Y Khamdani, di Balaikota Jogjakarta, Jumat (21/6).

Sepanjang 2018, tutur Khamdani, ditemukan 150 kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Jogjakarta. Dari sejumlah kasus tersebut, melibatkan warga usia 15 – 50 tahun. “Tapi yang menggembirakan, tren prevalensi penyalahgunaan narkoba dari tahun ke tahun mengalami penurunan,” tegasnya.

Pada 2016, jelas Khamdani kemudian, Jogjakarta menduduki peringkat ke-3 secara nasional untuk penyalahgunaan narkoba. Tapi pada 2018 jauh menurun dan berada pada peringkat ke-31 secara nasional. “Tapi, tetap saja kita tidak boleh lengah karena penyalahgunaan narkoba itu seperti fenomena gunung es. Kasus yang tidak terungkap barangkali lebih banyak jumlahnya.”

Salah satu langkah pencegahan yang dilakukan, dengan melakukan sosialisasi sejak SD sebelum mereka terpapar narkoba. “Mengingat pada kasus yang ditemukan ada yang berusia lima belas tahun, maka sebelum itu sudah kita sosialisasi sehingga sejak SD mereka sudah memiliki daya tolak terhadap narkoba,” tandas Khamdani.

Untuk memperingati HANI (Hari Anti Narkoba Internasional), BNN Kota Jogjakarta juga ditunjuk sebagai tuan rumah untuk upacara tingkat DIY pada 26 Juni besok. “Upacara akan dilakukan di halaman Balaikota Jogjakarta dan rencananya gubernur DIY akan bertindak selaku inspektur upacara,” jelas Khamdani kemudian.

Tak kurang dari 1500 personil ditambah dengan 500 orang undangan akan ambil bagian pada upacara tersebut. “Peserta upacara berasal dari berbagai unsur. Mulai dari anggota TNI dan Polri, Satpol PP, pelajar SMP, beberapa LSM, dan peserta lain dari berbagai instansi maupun organisasi,” papar Khamdani.

Peringatan HANI tahun ini mengambil tema Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas. “Ketika Indonesia memasuki tahun emas pada 2045 mendatang, kaum milenial saat ini akan mengisi Indonesia. Karena itu mereka harus sehat tanpa narkoba,” tandas Khamdani. (rul).

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan