Cinta Ala Fisika (4-Habis)

Cinta itu, aksi-reaksi

Dalam hukum III Sir Issac Newton seorang ilmuan fisikan menyatakan bahwa apabila sebuah benda memberikan gaya kepada benda lain, maka benda kedua memberikan gaya kepada benda yang pertama. Kedua gaya tersebut memiliki besar yang sama tetapi berlawanan arah. Hukum ini yang kemudian disebut hukum aksi-reaksi. Secara matematis Hukum III Newton dapat ditulis sebagai berikut :

CINTA ALA FISIKA 4

F A ke B adalah gaya yang diberikan oleh benda A kepada benda B, sedangkan F B ke A adalah gaya yang yang diberikan benda B kepada benda A.

Dalam hal ini F A ke B  diasumsikan hubungan ketaatan dan kecintaan manusia dengan Allah SWT yang maha memiliki cinta. Wujud dari rasa kecintaan dan ketaatan ini telah dijelaskan diatas. Sedangkan F B ke A adalah hubungan Allah dengan manusia. Dimana jalinan Allah dengan manusia dapat digambarkan seperti hubungan Allah dengan para rasulnya. Jika para rasul  dekat denaganNya karena dipilih untuk menyelamatkan umat dari kesasatan maka berbeda dengan manusia biasa. Untuk memperoleh kasih sayang atau hubungan yang dekatNya maka manusia harus melakukan berbagai usaha.

Usaha yang dilakukan oleh manusia sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah akan mendapat balasan yang serupa dengan usaha yang dilakukan, atau dengan kata lain Allah memberikan umpan balik terhadap segala usaha yang dilakukan oleh manusia tersebut, entah itu usaha dalam kebaikan atau keburukan. Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi keadilan. Allah SWT juga memiliki nama lain yang berhubungan dengan keadilan seperti Al-‘Adl (Yang Maha Adil) atau Al-Hakim (Yang Maha Menghakimi). Di dalam Al-Qur’an sendiri juga dijelaskan bahwa segala perbuatan, baik ataupun buruk, sekecil apapun, pasti akan mendapat balasan dari Sang Maha Kuasa.

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah (biji atom), niscaya dia akan menerima (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah (biji atom) pun, niscaya dia akan menerima (balasan)nya.” (QS. Al-Zalzalah [99]:7-8)

Wallahu a’lam.

 

Ditulis oleh Aurora Senja,  Mahasiswa jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.

Ingin tulisan anda dimuat disini, kirim artikel ke Redaksi Jurnal Jogja via email ke  jurnaljogja@gmail.com

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan