Disinyalir Narkoba Yang Digunakan Pesta di Tahanan Kiriman Dari Luar Tembok Lapas

JOGJA (jurnaljogja.com) –  Disinyalir narkoba yang dikonsumsi 16 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Wirogunan, Yogyakarta merupakan hasil kiriman dari luar tembok lapas melalui cara dilempar.
     “Dimungkinkan ada yang melempar dari luar tembok lapas, saat kondisi sepi seperti sore hari,” kata Kepala Lapas Wirogunan, Suherman kepada pers, Jumat (27/1) malam.
     Dalam penjelasannya didampingi Sekretaris Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami dan Kakanwil Kemenkumham DIY Dewa Putu Gede, Suherman menyampaikan bahwa petugas lapas pada Jumat siang mengamankan 16 warga binaannya yang positif mengkonsumsi narkoba. Ke-16 tahanan tersebut selanjutnya diserahkan ke Polresta setempat untuk penyelidikan dan pengembangan.
     Terungkapnya penggunaan narkotika ini bermula dari razia yang dilakukan petugas ke sel-sel tahanan. “Pagi hari dilakukan penggeledahan dan hasilnya nihil. Karena ada kecurigaan dan kejanggalan, siangnya ditindaklanjuti dengan pemeriksaan urine. Hasilnya ke-16 warga binaaan positif mengonsumsi narkotika di salah satu sel,” jelasnya.
      Meski tidak dijumpai barang bukti sabu, tapi petugas mendapati alat hisap sabu atau bong. Dipastikan ke-16 warga binaaan yang terjaring pesta sabu di tahanan itu bukan narapidana kasus narkoba karena tahanan kasus narkotika ditempatkan di Lapas Narkotika Klas II Pakem, Sleman.
     Kakanwil Dewa Putu Gede menekankan pihaknya akan lebih ketat dalam mengawasi semua lini lapas. “Seluruh lapas di DIY harus mampu mewujudkan lapas yang bebas narkoba, bebas pungli, dan bebas alat komunikasi,” tegasnya. (bam/rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan