Diterjang Lesus, GL Zoo Rugi Rp 2,5 Miliar

Kerugian yang diderita Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta dalam kejadian hujan deras yang disertai angin kencang, Rabu (30/3) kemarin ditaksir mencapai sekitar Rp 2 miliar sampai 2,5 miliar. Kerugian tersebut terdiri rusaknya 11 warung cenderamata di pintu keluar kebun binatang setempat dan bangunan lain akibat tertimpa pohon tumbang, termasuk rusaknya dua transport keliling (Taring) dan kereta listrik.

“Itu belum termasuk kerugian robohnya puluhan pohon perindang dan sepinya pengunjung,” kata Diektur Utama GL Zoo, KMT A. Tirtodiprojo (Joko) di sela meninjau lokasi pohon tumbang di kebun binatang setempat, Kamis (31/3).

Sejak pagi hingga sore kemarin para karyawan GL Zoo dibantu petugas TNI dan Polri serta sejumlah tim sukarelawan memotongi pohon tumbang yang menutup akses jalan di objek wisata ini. Menurut Manager HRD GL Zoo, Josep Kurniawan (Wawan), ada sekitar 300 personil yang dikerahkan membantu membersihkan kawasan GL Zoo dari serakan pohon tumbang. Bersih-bersih di kawasan kebun binatang ini akan dilanjutkan pada Jumat (1/4) hari ini. Sehingga pada Sabtu (2/4) besuk diharapkan kebun binatang ini sudah bisa kembali menerima kunjungan wisatawan. “Sabtu nanti sudah akan saya buka,” kata Joko.

Menurut Wawan, objek wisata ini pada Kamis kemarin sudah mulai dikunjungi rombongan dari luar kota Yogya, tetapi terpaksa ditolak masuk karena kawasan tersebut masih penuh dengan serakan pohon tumbang.

Sementara itu, manajemen GL Zoo, Kamis kemarin menyerahkan uang duka dan mengirim rangkaian bunga ke rumah korban yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon randu alas di pintu keluar kebun binatang tersebut. Dua korban meninggal adalah Ny Warsini, pemilik warung cenderamata di pintu keluar GL Zoo dan Muhammad Aditya, seorang siswa TK Aisyiyah Jambe Sambirejo, Sragen, Jawa Tengah. (bam)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan