DPD Apersi Siap Bantu Konsumen Pembeli Perumahan

IMG_20170822_130246
JOGJA (jurnaljogja.com) – Dewan Pengurus Daerah  Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (DPD Apersi) DI Yogyakarta siap membantu  konsumen yang merasa dirugikan oleh pengembang.
     Ketua DPD Apersi DIY  Novindia Agung Yunanta akan mengeluarkan sertifikat rumah layak huni. Ini dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada konsumen pembeli rumah kepada pengembang anggota Apersi.  “Sertifikat rumah layak huni akan diawali dengan pemeriksaan dan penelitian rencana rumah yang akan dibangun,” kata Novindia usai pelantikan pengurus DPD Apersi DIY di Saptohoedoyo Art Gallery, Yogyakarta, Senin (21/8).
     Selanjutnya dicontohkan, bahan bangunan menggunakan kayu apa, keramiknya apa,  sampai luas bangunan juga harus sesuai dengan perjanjian. Dengan demikian, konsumen tidak akan merasa dirugikan. ”Tugas  Apersi  adalah jembatan antara konsumen dengan pengembang,”  jelas Novindia  didampingi Wakil Sekretaris DPD Apersi DIY,  Ossa Candraseno
    Menurutnya, rumah bersubsidi yang sering diidentikkan dengan rumah murah, tetap harus memperhatikan berbagai kondisi. Sehingga konsumen yang menjadi penghuni tidak akan dirugikan sesuai perjanjian awal.
     Ia minta rumah bersubsidi yang sering diidentikkan dengan rumah murah hendaknya tidak kemudian dibangun dengan kualitas asal-asalan. Tetap harus memenuhi standar kualitas dan layak huni, sehingga penghuni tetap merasa aman dan nyaman.
    Untuk itu, lanjutnya,  tidak boleh pengembang anggotanya  membangun dengan kayu  yang tidak berkualitas atau memasang closet  asal-asalan, dinding atau lantai yang seadanya. Namun semua harus sesuai dengan aturan dan perjanjian awal. “Kami akan selalu turun  lapangan untuk mengecek,”  katanya.   (bam)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan