Dua Tim Mobil Akprind Berlaga Di Asia

JOGJA – Dua tim mobil kreasi mahasiswa IST Akprind Jogjakarta berhasil lolos seleksi dan berhak berlaga di level Asia, pada ajang SEM-A (Shell Eco-Marathon Asia) di Singapura, 16-19 Maret besok. Satu tim berlaga di kelas Urban Concept, desain mobil dengan bahan bakar etanol dan satu tim lagi di kelas Prototype diesel.
“Sangat membanggakan karena Akrpind merupakan satu-satunya PTS di DIJ dan satu dari dua PTS se Indonesia yang mampu meloloskan timnya dari seleksi yang sangat ketat. Bahkan satu-satunya PTS yang mampu meloloskan dan memberangkatkan dua tim sekaligus,” ujar mahasiswa Teknik Mesin, Totok Susilo, yang juga bertindak sebagai manajer, kepada wartawan, di kampus setempat, Senin (27/2).
Agar bisa ikut berlaga pada ajang SEM-A, panitia memang melakukan seleksi yang sangat ketat sehingga tidak semua perguruan tinggi bisa berpartisipasi. “Ada empat tahapan seleksi yang harus dilalui di masing-masing kategori dan Akprind tahun ini mampu meloloskan dua tim di dua kategori tersebut,” jelas Totok kemudian.
Hampir selama enam bulan terakhir, dua tim tersebut mempersiapkan diri agar tak mengecewakan pada saat berlaga nanti. Untuk kategori prototipe denan kendaraan yang mereka namai ‘Mataram Proto’, rekor tertinggi pada ujicoba terakhir mampu menempuh jarak 261 km per liter.
Sedangkan untuk kategori Urbant Concept yang merupakan mobil modifikasi, sebenarnya kreasi para mahasiswa Akprind yang mereka namai ‘Kalisahak 28’ itu telah cukup berpengalaman. “Bahkan menjadi satu-satunya tim dari DIJ yng mengikuti SEM-A 2015,” ungkap pembimbing tim Kalisahak 28, Ellyawan Setyo Arbintarso ST MSc PhD.
Pada SEM-A 2016, lanjut Ellyawan, sebenarnya tim Akprind juga lolos seleksi tapi kemudian memutuskan untuk tidak berangkat. “Tahun kemarin kami sengaja tidak berangkat. Kami berprinsip agar tim dan kendaraan yang kami kirim benar-benar prima. Karena itulah, baru tahun ini kami berangkat dan dua tim sekaligus,” tandasnya. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan