Empat Universitas Bentuk Konsorsium Metode Penambangan Terbuka

Wisuda UPNVY: Wisudawan peraih predikat cumlaude bergambar bersama pada upacara wisuda Magister, Sarjana, dan Diploma UPN 'Veteran' Yogyakarta, di auditorium kampus setempat, Sabtu (21/4).

Wisuda UPNVY: Wisudawan peraih predikat cumlaude bergambar bersama pada upacara wisuda Magister, Sarjana, dan Diploma UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, di auditorium kampus setempat, Sabtu (21/4).

SLEMAN – Empat universitas, UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Tanjungpura, dan Universitas Palangka Raya, sepakat membentuk Konsorsium Universitas untuk Metode Penambangan Terbuka. Keempat anggota konsorsium pun telah menandatangani nota kesepahaman dengan China University of Mining and Technology.

“Kami yang tergabung dalam konsorsium membangun visi yang sama menjadi badan kerjasama terkemuka, bertujuan memberi kontribusi konstruktif bagi industri pertambangan terbuka yang dilakukan secara internasional di daerah beriklim tropik atau daerah equator,” ungkap Rektor UPNVY, Prof Dr Ir Sari Bahagiarti K MSc, pada upacara wisuda Diploma, Sarjana, dan Magister, di auditorium kampus setempat, Sabtu (21/4).

Tujuan lain, lanjut Sari, menyediakan wadah kerjasama antar-peneliti dari berbagai bidang ilmu di universitas anggota KUMPT (Konsorsium Universitas untuk Metode Penambangan Terbuka) untuk integrasi dan sinkronisasi kegiatan riset yang terfokus pada pengambangan metode penambangan terbuka.

Anggota KUMT beberapa waktu lalu juga mengunjungi CUMT (China University of Mining and Technology) di Xouzon, sekaligus menandatangani nota kesepahaman antara KUMT dengan CUMT. “Kami membahas pula penyelenggaraan workshop dan annual joint conference, program pertukaran mahasiswa, magang atau summer school, dan intership di proyek penambangan batubara bawah tanah pada Golden Underground Mining di Jiangsu, China.

Dibahas pula program pendidikan doktor di CUMT bagi dosen pada KUMT, penyelenggaraan program double degree, kerjasama penelitian, kerjasama publikasi, serta kerjasama penerbitan jurnal ilmiah. “Hal lain, menyangkut pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja pertambangan bagi mahasiswa dan pegawai di CUMT,” papar Sari kemudian.

Pada upacara wisuda yang diikuti lulusan Magister sebanyak 41 orang, Sarjana 448 orang, dan Diploma satu orang, itu rektor juga menyampaikan beberapa informasi tentang perkembangan dan kegiatan universitas yang dipimpinnya. UPNVY tahun ini menerima 911 calon mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). “Berikutnya kami juga akan menerima mahasiswa baru melalui SBMPTN dan jalur mandiri,” jelas Sari.

Kiprah UPNVY pada semester pertama ini juga terlihat melalui raihan prestasi yang diperoleh oleh mahasiswa dan tenaga pengajar. Mahasiswa pada 24-26 Januari 2018 berhasil memboyong juara dalam kompetisi OGIP (Oil and Gas Intellectual Competition) 2018. Juga terlibat aktif dalam 7th Passage to ASEAN (P2A) di Malaysia. UPNVY juga aktif dalam Konferensi Regional Geoheritage 2018 di Provinsi Khon Kaen, Thailand. Konferensi ini secara resmi merupakan forum pertama konferensi tripartit Indonesia-Malaysia-Thailand.

Kepada wisudawan, Sari berpesan, mahasiswa supaya terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan menciptakan ragam inovasi sebagai bekal bangsa Indonesia untuk mandiri dan berdaya saing di era globalisasi. “Saya harapkan bekal ilmu di bangku kuliah dapat Saudara manfaatkan sebagai bekal untuk turut membangun bangsa dan negara Indonesia tercinta secara cerdas, keras, dan ikhlas dilandasi jiwa disiplin, kejuangan, dan kreativitas,” tandasnya. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan