GKR Hemas Akan Kawal Pembangunan Infrastruktur di DIY

DEKAT : GKR Hemas bersama para pekerja PT. Komitrando Emporio Banguntapan Bantul saat berkampanye di sana rabu (27/3)

DEKAT : GKR Hemas bersama para pekerja PT. Komitrando Emporio Banguntapan Bantul saat berkampanye di sana rabu (27/3)

JOGJA – Pembangunan infrastruktur di DIY akan menjadi prioritas GKR Hemas saat terpilih kembali menjadi anggota DPD RI 2019-2024. Selain bandara dan tol, prioritas pembangunan juga akses jalan menuju lokasi wisata.
Itu disampaikan GKR Hemas saat berkampanye di PT. Komitrando Emporio Banguntapan Bantul rabu (27/3). Menurut dia, prioritas pembangunan infrastruktur di DIY, seperti New Yogyakarta International Airport (NYIA), jalur jalan lintas selatan (JJLS), hingga jalan tol.
“Juga akses jalan menuju destinasi pariwisata yang ada di DIY khususnya yang ada di Gunungkidul,” katanya.
Percepatan pembangunan infrastruktur, lanjut dia, juga seiring dengan pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan. Sesuai dengan misinya yang juga untuk mengayomi seluruh warga masyarakat DIY, meningkatkan kualitas SDM berkarakter unggul, yang kompeten, mampu bersaing di dunia global, serta mengawal Keistimewaan DIY.
“Visi saya yaitu Golong Gilig, mewujudkan generasi istimewa untuk Indonesia,” katanya.
Karena itu, selain infratruktur istri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X itu juga menyebut akan mengawal UU No. 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY sekaligus Dana Keistimewaan DIY. Dia menilai UU Keistimewaan DIY, yang sudah memasuki usia tujuh tahun tampaknya belum dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat DIY secara merata. Karena itu kedepannya dia menyebut UU Keistimewaan DIY itu tetap membutuhkan pengawalan dari seluruh unsur dan lapisan masyarakat
“Agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu capaian positif yang sudah diraih DIY selama ini, bisa dipertahankan. Seperti capaian Indeks Pembangunan Manusia DIY sebagai peringkat ke-2. Meski juga masih memiliki PR untuk menurunkan angka kemiskinan DIY, dengan program-program yang ada di Pemerintah DIY maupun anggaran-anggaran dari pusat langsung.
Dalam kesempatan itu Hemas juga mengajak para buruh, manajemen serta hadirin untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu serentak 17 April nanti.
“Harapan saya bapak dan ibu tidak golput. Karena Golput itu pada akhirnya akan berdampak negatif pada bapak dan ibu sekalian,” ajaknya. (tom)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan