GKR Hemas Akan Kawal Pembangunan Infrastruktur di Gunungkidul

PEMBANGUNAN : GKR Hemas saat berkampanye di Gunungkidul minggu (7/4). Dalam kesempatan itu dia menjanjikan akan mengawal pembangunan infrastruktur di Gunungkidul.

PEMBANGUNAN : GKR Hemas saat berkampanye di Gunungkidul minggu (7/4). Dalam kesempatan itu dia menjanjikan akan mengawal pembangunan infrastruktur di Gunungkidul.

 

GUNUNGKIDUL – Persoalan infrastruktur menjadi perhatian GKR Hemas saat berkampanye di Gunungkidul minggu (7/4). Itu yang sudah diperjuangkannya selama menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Diantaranya, dulu warga masyarakat di dusun Sureng, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus Gunungkidul yang kesulitan mengakses air bersih.
“Alhamdulilah sekarang dusun Sureng sudah tidak kesulitan air lagi, kami membantu melalui pembuatan bak air berukuran besar, airnya kami tarik ke atas bukit kemudian dari atas bukit disalurkan ke rumah-rumah penduduk,” kata Hemas.

Dia mengenang dulunya warga di sana, yang setiap hari harus membeli air untuk kebutuhan mandi, cuci, minum. Kesulitan yang sama masih dihadapi warga di desa Giripurwo kecamatan Purwosarai. Setiap tahunnya masih mengalami kesulitan air bersih. “Saya juga pernah memperjuangkan masyarakat di dusun Sureng, warga di Giripurwo juga harus bebas dari kesulitan air bersih,” tegasnya.
Hemas juga menyebut persoalan terkait masalah inrastruktur jalan yang sempit untuk kendaraan wisata desa Kemiri kecamatan Tanjungsari. Menurut dia, hal itu sudah menjadi perhatiannya untuk diperjuangkan saat menjadi senator lagi di DPD.

Selama ini, lanjut isteri Gubernur DIJ Sri Sultan Hamengku Buwono X itu, saat menjadi anggota DPD RI maupun menjabat sebagai pimpinan sudah banyak yang diperjuangkannya. Diantaranya dia menyebut berbagai infrastruktur.

“Seperti jalan jalur lintas selatan (JJLS), bandara baru di Kulonprogo, yang diperkirakan tahun ini atau tahun depan sudah bisa digunakan,” ungkapnya.

Selain itu, saat berada di Komite 1 dia juga memperjuangkan UU Desa sekaligus dana desa yang ada di dalamnya. Saat berada di komite 3 memperjuangkan masalah pendidikan, kesehatan dan perjuangan perempuan. Saat berada di komite 4 memperjuankan masalah anggaran dari pusat ke daerah.

Periode ini calon anggota DPD RI nomor urut 28 itu mencalonkan kembali, karena punya visi dan misi yang singkatnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui berbagai program kerja antaralain, Mengawal UU Keistimewaan sekaligus Dana Keistimewaan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Termasuk mengawal pembangunan infrastruktur di DIJ, seperti Bandara, JJLS, TOL, akses jalan menuju destinasi pariwisata yang ada di DIJ khususnya yang ada di Gunungkidul. Serta mempertahankan capaian Indeks Pembangunan Manusia DIJ sebagai peringkat ke-2

“Juga membantu menurunkan angka kemiskinan DIJ dengan program-program yang ada di Pemda DIJ maupun anggaran-anggaran dari pusat langsung, serta melestarikan dan memajukan wujud-wujud kebudayaan sebagai kekayaan bangsa yang ada di DIJ,” jelasnya. (tom)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan