Gowes Nusantara Masuki Wonosobo, Diikuti Ribuan Peserta

IMG_20170902_084227
Asisten Deputi Kemenpora, Teguh Raharja (dua dari kanan) bersama Bupati Wonosobo Eko Purnomo (jaket hitam) ikuti Gowes Pesona Nusantara, di Wonosobo, Sabtu (2/9).

WONOSOBO – Gawe besar Kemenpora (Kementerian Peuda dan Olahraga) Gowes Pesona Nusantara memasuki kota Wonosobo, Sabtu (2/9). Gowes bersepeda yang dimulai dari Sabang, Aceh dan Merauke, Papua pada 5 Mei 2017 itu akan berakhir di Magelang, 9 September besok bertepatan dengan peringatan Haornas (Hari Olahraga Nasional).

“Ini merupakan program unggulan kami. Langkah kongkrit mendorong potensi olahraga generasi muda. Sekaligus mempersatukan kembali Indonesia yang akhir-akhir ini mengalami banyak masalah,” ungkap Asisten Deputi Bidang Sentra Pembinaan Kemenpora, Teguh Raharjo.

Warga masyarakat Wonosobo dan sekitarnya tampak antusias mengikuti berbagai acara bertepatan dengan penyambutan tim Gowes Pesona Nusantara, di Alun-alun Wonosobo. Mulai dari pelahar hingga ibu-ibu, sangat bergembira mengikuti Senm Gowes, yang diikuiti pula Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo, Eko Purnomo dan Agus Subagiyo.

Ada sekitar 512 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, tapi untuk Gowes Pesona Nusantara tahun ini hanya akan singgah di sekitar 100 kabupaten/kota. “Semoga tahun depan akan lebih banyak lagi kabupaten kota yang bisa disinggahi,” ujar Teguh.

Di masing-masing kabupaten/kota, lanjut Teguh, tim Gowes Pesona Nusantara akan mengambil sejumput tanah dan air sebagai simbol harga diri bangsa. Untuk Wonosobo, tanah dan air diambilkan di Tuk Bima Lukar, di Dieng Timur, yang diyakini sebagai cikal-bakal berdirinya Kabupaten Wonosobo.

Hingga akhir di Magelang mendatang, perjalanan Gowes Nusantara akan menempuh jarak tak kurang dari 5.000 kilometer. “Saat di Magelang nanti Presiden Jokowi pun akan mengikuti gowes bersama enam ribu orang penggowes,” papar Teguh kemudian.

Bupati Eko Purnomo menyatakan, menyambut baik kedatangan tim Gowes Pesona Nusantara. “Semoga bisa menggairahkan keolahragaan di Wonosobo, mengangkat destinasi wisata sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat Wonosobo,” katanya. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan