Gowes Sepeda Nusantara Menoreh, Dorong Atlet Muda Kulonprogo

IMG_20170903_184142
Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo (dua dari kanan) dan Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Dr Raden Isnanta MPd (ketiga kari kanan) bersiap start Gowes Sepeda Nusantara Etape Menoreh di Alun-Alun Wates Kulonprogo Minggu (3/9).
KULONPROGO -Deputi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Dr Raden Isnanta MPd menyatakan salut dengan potensi olahraga di Kulonprogo. Menurutnya, Bumi Binangun potensial melahirkan atlet-atlet berlevel nasional.
Hal tersebut diungkapkan Isnanta dalam kegiatan Gowes Sepeda Nusantara Etape Menoreh di Alun-Alun Wates Kulonprogo Minggu (3/9). “Kami ikut bangga dengan prestasi yang diraih atlet-atlet Kulonprogo. Apalagi, usia mereka masih muda,” jelasnya. Dia didampingi Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo.
Menurut Isnanta, Kulonprogo tak hanya kaya potensi wisata. Kabupaten ini ternyata juga mempunyai atlet dan pelatih hebat.
“Kami akan ikut mendorong agar atlet dari Kulonprogo dapat berprestasi lebih tinggi. Bisa menjadi atlet nasional,” tegas Isnanta.
Bupati Hasto menegaskan, potensi atlet di Kulonprogo sangat luar biasa. Ada banyak bakat atlet yang belum diassh dengab maksimal.
“Kulonprogo punya banyak atlet berbakat. Mereka masih muda-muda. Mereka potensial berprestasi lebih tinggi, ke level nasional atau bahkan internasional,” jelasnya.
Gowes Sepeda Nusantara etape Menoreh kemarin diikuti sekitar 7.200 peserta. Mereka membersamai tim tur Gowes Sepeda Nusantara yang telah menempuh jarak hampir lima ribu kilometer.
GSN melewati di sekitar 90 wilayah di Indinesia. Wilayah barat dimulai di Sabang, Nangroe Aceh Darussalam pada 5 Mei. Sedangkan wilayah timur start dilaksanakan di Merauke pada 12 Mei. Program ini akan berakhir saat puncak Peringatan Hari Olahraga Nasional di Magelang 9 September mendatang.
“Gowes Sepeda Nusantara merupakan sport-tourism. Kami sekaligus mengembangkan dan membudayakan olahraga dan wisata. Gabungan olahraga dan wisata. Semangat masyarakat Kulonprogo berolahraga sangat tinggi,” jelas Isnanta. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan