Gubug Hijau Rayakultura Adakan Pelatihan untuk Ibu Bumi

IMG_20170118_214937
Bambang Sugiharto/Jurnal Jogja
Penyair Joko Pinurbo saat menjadi pembicara.
BANTUL (jurnaljogja.com )- Gubug Hijau Rayakultura mengadakan pelatihan melukis dan menulis puisi hijau serta pentas sastrawi untuk Ibu Bumi di Jalan Bantul Km 6 Yogyakarta, Selasa (17/1). Acara menghadirkan pembicara penyair Joko Pinurbo, sastrawati/tutor creative writing Naning Pranoto, dan pelukis/penyair Yeni Fatmawati Fahmi Idris.
Sejak pagi, Gubug Hijau Rayakultura dipenuhi para pelajar, guru dan mereka yang peduli dengan lingkungan. Para pelajar yang duduk lesehan dilatih melukis dan menilis puisi hijau. Acara dimeriahkan dengan pembacaan puisi dan pertunjukan wayang sayur.
 
Juru kunci Gubug Hijau Rayakultura Naning Pranoto memperkenalkan misi dann visi  berdirinya Gubug Sastra Hijau Rayakultura untuk  membentuk sasana  untuk  berbagai kegiatan sastrawi berlandaskan cinta   guna merawat Ibunda  Bumi (Love for Caring  the Mother Earth) yang kondisinya memprihatinkan dampak dari ulah tangan-tangan rakus.
 
Sebagai perintisan kerjasama untuk menjadikan Kota Yogyakarta sebagai Kota Sastra Hijau  bagi anak dan remaja. “Untuk mewujudkan cita-cita dan harapan tersebut, kami akan bekerjasama  dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) serta dukungan para jurnalis, pejuang lingkungan  dan para penyair maupun sastrawan,” katanya.
 
Gubug Hijau Rayakultura  berdiri di atas lahan  seluas 1.000 meter persegi, diresmikan secara sederhana pada 3 Februari 2016. Gubug ini dikelola oleh para relawan  sahabat Bumi. “Pintu gubug kami selalu terbuka  menyambut kehadiran siapa saja yang bermisi-visi sama dengan kami. Jika jiwa Anda  terpanggil untuk merawat Ibunda  Bumi, mari  bergabung dengan kami  mewujudkan ‘pengobatan’ untuk Ibunda Bumi (Healing for the Mother Earth),” ajak Naning. (bam)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan