Harga Daging Ayam dan Ikan Laut Merangkak Naik

JOGJA (jurnaljogja.com) – Harga daging ayam dan ikan laut mulai merangkak naik dalam sepekan memasuki bulan puasa. Di pasar-pasar tradisional, kenaikan harga daging ayam bahkan  cukup signifikan.
Sebelum puasa tiba, harga daging ayam broiler hanya Rp 28 ribu/kg, kini mencapai  Rp 31 ribu/kg.  “Daging ayam berkualitas  bagus, bahkan  harganya bisa mencapai Rp 33 ribu/kg,” kata Salamah, pedagang daging ayam di Pasar Beringharjo,  Senin (13/6).
Melonjaknya harga daging ayam ini menyebabkan banyak konsumen yang mengurangi pembelian. Sehingga tidak semua dagangan laku terjual.  “Sepekan puasa ini penjualan daging ayam turun. Kami berharap sepekan menjelang Lebaran bisa ramai lagi,” harapnya.
Menurutnya,  sebelum  Ramadan permintaan daging ayam dalam satu hari bisa mencapai 50 ekor, namun sepekan memasuki bulan puasa permintaan daging ayam  menurun  hanya bisa terjual 35 ekor. ”Memasuki sepekan bulan puasa ini, permintaan daging ayam turun,” jelasnya.
Tak hanya harga daging ayam yang melonjak tajam, tetapi harga ikan laut pun naik tajam. Jamilah, pedagang ikan di Pasar Ikan Pantai Depok, Bantul menyebutkan, harga cumi-cumi dari semula  Rp 45 ribu/kg  naik menjadi Rp 50 ribu/kg. Sedang ikan tuna naik dari Rp 30 ribu/kg menjadi Rp 35 ribu/kg. Untuk harga udang yang sebelumnya hanya Rp 50 ribu/kg menjadi Rp 60 ribu/kg.
Diakuinya pasokan ikan laut mengalami penurunan. Ini akibat gelombang pasang yang terjadi hampir satu pekan lebih. ”Kalau pasokan turun,  otomatis harga akan  naik,” katanya seraya menjelaskan,  sejak lama harga ikan gabus relatif mahal mencapai Rp 80 ribu/kg. “ Biasanya pembeli menginginkan ikan gabus dalam kondisi hidup, sebab ikan ini baik dikonsumsi  perempuan hamil,” tuturnya. (bam)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan