Hotrod Weekend Party 2016

 IMG_20161112_183244
Anggoro Rulianto/Jurnal Jogja
Segenap anggota Hotrodiningrat di samping salah satu mobil tua.
JOGJA – Setelah sukses menggelar HWP (Hotrod Weekend Party) 2015 yang menyedot antusiasme warga Jogja dan sekitarnya, komunitas anak-anak muda penyuka mobil tua pabrikan Amerika, yang menamakan diri Hotrodiningrat kembali akan menggeber gelaran serupa di parkiran barat JEC (Jogja Expo Center), 19 -20 November 2016.
“Gelaran akbar ini menurut rencana akan dibuka secara resmi oleh KGPAA Paku Alam X, pada pukul sepuluh pagi,” jelas Ketua Komunitas Hotrodiningrat, Arief Van Jamil, didampingi Ketua Panitia HWP 2016, Popo, kepada wartawan, di Jogjakarta, Sabtu (12/11).
Selain menjadi ajang kontes kendaraan, HWP 2016 menjadi tempat bertemunya para builders dan hotrodders atau pecinta mobil dan motor klasik Amerika, dari kawasan Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. “Hadir juga hotroders mancanegara, dari Singapura, Malaysia, Thailand dan Australia,” tutur Arief kemudian.
HWP 2016 akan diikuti 75 mobil dan 25 motor keluaran pabrikan Amerika khususnya produksi tahun 1930-an yang akan didisplay. “Ini sekaligus sebagai ajang kreatifitas anak muda karena pada prinsipnya kami meng-kustom sedemikian rupa sehingga mobil ‘ndhongkrok’ bisa kembali jalan. Istilah kami, bangkit dari kubur,” tandas Arief.
Selain mobil dan motor klasik Amerika, timpal Popo, HWP 2016 juga dimeriahkan beberapa komunitas dan acara lain seperti Lowrider, Pedal Car, Diecast, Pinsrtriping, Pin Up Girls, Exhibition Local Builder, Barbeque, Junkyard, Barbershop, dan penampilan band Rockabilly dari Bali, Devildice dan The Hydrant.
Diharapkan, HWP 2016 dapat mendorong semakin tumbuhnya sektor formal maupun informal, sehingga akan meningkatkan potensi usaha di Yogyakarta. Banyaknya peserta dan pengunjung, kian memajukan sektor pariwisata. “Yang jelas, kami menjamin tak akan ada unsur alkohol maupun narkoba sedikit pun selama acara dua hari itu,” kata Popo.
Ia pun mengemukakan, acara itu akan dikemas dengan tema ‘Hanggar Pesawat Vintage’, namun tetap kental nuansa Rockabilly, sebuah subkultur yang khas suasana klasik Amerika. “Suasana parkir barat JEC akan kami sulap menjadi sebuah parking area ala Amerika dengan gate custom yang megah dan di dalamnya ambience yang sangat tematik,” ungkap Popo lebih jauh.
HWP 2016 terbuka untuk umum. Tiap pengunjung dikutip kontribusi Rp 25.000 dan memperoleh sosis secara cuma-cuma untuk ikut serta dalam Barbeque Party. Panitia menyediakan sosis gratis sebanyak 2.000 potong dan tiket juga bisa ditukar dengan satu stiker dari coklat retro, selain itu pengunjung dapat memilih mobil, motor, diecast dan lowrider terbaik dengan memasukkan sobekan tiket ke dalam kotak yang telah disediakan. (rul)
CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan