Ini Pentingnya Bela Negara Bagi Generasi Muda

Dies UPN: Mendikbud Muhajir Effendy (berpeci) hadiri sidang senat terbuka dies natalis ke-59 UPNVY, di kampus setempat, Jumat (15/12).

Dies UPN: Mendikbud Muhajir Effendy (berpeci) dan Dirjen SDID Kemenristekdikti Prof dr Ali Ghufron Mukti (dua kanan) hadiri sidang senat terbuka dies natalis ke-59 UPNVY, di kampus setempat, Jumat (15/12).

SLEMAN – Sikap bela negara menjadi sikap yang perlu dimiliki tiap warga negara. Bahkan sangat penting karena merupakan bagian dari supremasi nasionalisme tiap warga negara. Pemahaman bela negara sebenarnya macam-macam. Bisa berupa cinta tanah air atau disiplin nasional. Tema bela negara saat ini memang sedang menjadi tema besar untuk disosialisasikan dan diinternalisasikan.

“Kami juga mendorong tema tersebut bagi generasi muda bangsa. Dalam hal ini siswa dan mahasiswa,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy, pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-59 UPNVY (Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Yogyakarta), di kampus setempat, Jumat (15/12).

Pada acara yang juga dihadiri sekaligus memberikan sambutan Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Prof dr Ali Ghufron Mukti, itu Muhajir pun mengemukakan, dengan sasaran generasi muda, universitas dan sekolah-sekolah menjadi lokasi sangat strategis untuk menyebarkan dan menularkan sikap bela negara. Itu semua diperlukan demi kepentingan bangsa dan negara.

“Tiap negara pasti memiliki program dan cara tersendiri dalam bela negara karena pada dasarnya semua warga negara wajib membela negaranya dan harus menjadi komitmen kita juga sebagai warga negara Indonesia,” tegas Muhajir.

Rektor UPNVY Prof Dr Ir Sari Bahagiarti MSc mengatakan, manusia yang terdidik dan tercerahkan merupakan kunci kemajuan sebuah bangsa. Begitu pula dengan bangsa ini, yang hanya akan bisa maju jika memiliki manusia-manusia pintar dan berintegritas. Untuk itu, sistem pendidikan yang tepat tidak lagi dapat ditawar.

“Pembangunan pendidikan secara menyeluruh menjadi sebuah keharusan yang wajib dikelola secara optimal oleh semua pihak, termasuk kami di UPNVY. Dalam perjalanannya, UPNVY telah diwarnai pasang surut. Sejak perubahan status menjadi perguruan tinggi negeri pada 2014 hingga 2017, UPNVY pun telah mencapai kemajuan yang relatif berarti,” papar Sari.

Ia pun mengharapkan UPNVY dapat menjadi Kampus Bela Negara Penegak Empat Pilar Kebangsaan sesuai tema dies natalis tahun ini. “Kami juga akan terus meneguhkan diri sebagai Kampus Hijau Lestari sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup,” tandasnya. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan