Ini Pesan Wamenkeu pada S3 Manajemen UMY

Wamenkeu Prof Dr Mardiasmo MBA Akt

Wamenkeu Prof Dr Mardiasmo MBA Akt

JOGJA – Program Pascasarjana UMY membuka prodi S3 Manajemen, dengan harapan dapat menghasilkan lulusan doktoral yang memiliki kesadaran teknologi tapi tetap humanis dengan berprinsip pada kurikulum Al Islam dan Kemuhammadiyahan.

“S3 ini harus inklusif. Harus membumi. Membawa manfaat bagi kemslahatan umat, bagi masyarakat Indonesia,” pesan Wamenkeu (Wakil Menteri Keuangan) Prof Dr Mardiasmo MBA Akt, saat peluncuran program studi tersebut, di kampus UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), Sabtu (26/1).

Mardiasmo pun mengharapkan, S3 Manajemen UMY harus berbeda dengan S3 yang lain. “Lulusannya harus rahmatan lil alamin. Jangan menjadi menara gading. Dengan demikian secara otomatis akan membangun competitiveness,” katanya.

Berbicara mengenai S3, menurut Mardiasmo, tak cukup hanya menyangkut substansi. Lebih dari itu, harus merambah ke esensi. “Harus benar-benar berguna bagi rakyat Indonesia yang saat ini masih sangat membutuhkan,” pesannya kemudian.

Para lulusannya harus memahami betul masyarakatnya, wilayahnya, geografisnya, dan segala sesuatunya tentang Indonesia. “Tantangan kita saat ini, perekonomian sudah baik, memang. Tapi solusi yang mengemuka belum nendang. Ibarat dokter, belum ada resep atau obat yang cespleng,” tandas
Mardiasmo.

Rektor UMY, Dr Gunawan Budiyanto MP mengharapkan, S3 Manajemen menjadi pusat pengembangan ilmu ekonomi. Karena itu, kontrol akademik harus benar-benar dijaga. Cukup 11-15 mahasiswa saja. “Prodi ini bukan untuk mencari untung semata. Lebih dari itu, membangun trust masyarakat,” ujarnya.

Kaprodi S3 Manajemen UMY, Prof Dr Siswoyo Haryono M MPd mengatakan, di era sekarang ini faktor humanistik seakan terdegradasi oleh perkembangan zaman sehingga lulusan S3 Manajemen diharapkan Islami dan dapat berpengaruh di masyarakat melalui penelitian maupun ide-ide baru yang dikembangkan.

S3 Manajemen UMY, imbuhnya, fokus pada penelitian atau disertasi yang memiliki tiga peminatan, meliputi SDM (sumberdaya manusia), Keuangan, dan Marketing. Untuk mendapatkan lulusan berkualitas dapat diindikasikan melalui penelitian yang dipublikasikan di jurnal bereputasi internasional,” tutur Siswoyo lebih jauh. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan