Islam Tak Ajarkan Bernegara Dengan Sistem Tertentu

mahfud
JOGJA – Inti ide khilafah adalah sistem ketatanegaraan, pemerintahan, yang dianggap perintah mutlak Islam. Memang dalam Islam ada ajaran, bernegara sebagai fitrah. Tapi tidak ada sistem tertentu yang harus diikuti. Sepanjang zaman dan di berbagai tempat, sistemnya selalu berbeda sesuai hasil ijtihad masing-masing.

“Negara Pancasila merupakan salah satu produk ijtihad yang kedudukannya sama dengan produk-produk ijtihad lainnya,” ujar pakar Hukum Tatanegara, Prof Dr Mahfud MD, pada orientasi mahasiswa baru dan kuliah umum Pascasarjana UAD (Universitas Ahmad Dahlan) Jogjakarta, di kampus setempat, Sabtu (29/9).

Dalam rangka memantapkan ideologi, lanjut Mahfud, musuh kita saat ini bukan lagi negara lain dengan kolonialisme fisik. Ada masalah kemiskinan dan ketidakadilan sebagai ancaman hankam. “Jadi musuh kita saat ini ketidakadilan, korupsi dan kesewenang-wenangan, kesenjangan sosial dan ekonomi, serta tidak tegaknya hukum,” tandas mantan Ketua MK (Mahkamah Konstitusi) itu.

Tahun akademik baru 2018/2019 menjadi momentum penting bagi Pascasarjana UAD dan Asmapada (Asosiasi Mahasiswa Pascasarjana) UAD. Menyambut 270 orang mahasiswa baru pascasarjana yang ada di 11 program studi, Asmapada menggelar orientasi mahasiswa baru dan kuliah umum tersebut.

Ketua Panitia Acara, Reno Diqqi Alghazali SPsi mengemukakan, acara kuliah umum dan orientasi ini untuk mendekatkan antara para mahasiswa dengan sivitas akademika UAD. Para ketua program studi, kepala kantor, kepala biro/lembaga yang ada di lingkup UAD akan ikut pula mengisi acara yang berlangsung satu hari itu.

Melalui acara sosialisasi terebut diharapkan para mahasiswa pascasarjana UAD dapat saling mengenal lebih dekat. Sehingga, mereka kelak dapat saling bekerjasama dan berdiskusi tentang berbagai hal terutama berkaitan dengan perkuliahan. “Para mahasiswa dapat bertukar informasi dan saling bekerjasama dalam kebaikan,” kata Reno, mahasiswa Magister Psikologi Sains itu.

Direktur Pascasarjana Prof Dr Achmad Mursyidi MSc Apt mengapresiasi Asmapada yang telah menyelenggarakan kuliah umum dan orientasi, yang diselenggarakan setiap tahun akademik baru. “Ada banyak program yang nantinya akan disosialisasikan kepada mahasiswa baru. Misalnya, Program Pemberdayaan Umat,” ujarnya. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan