Jelang Puasa, Langenastran Gelar Lomba Ngapem

IMG_20170520_203344
JOGJA (jurnaljogja.com) – Kampung Wisata Budaya Langenastran, Jogjakarta, dalam menyambut bulan puasa kali ini menggelar lomba membuat apem, kolak dan ketan, Sabtu dan Minggu, 20-21 2017. Kegiatan  bertajuk “Ruwah Gumregah 2017” ini merupakan acara rutin dalam rangka memelihara dan melestarikan tradisi budaya Jawa.
    Acara yang dilaksanakan di Jln. Langenastran Kidul, ini  merupakan realisasi dari diresmikannya Langenastran sebagai kampung wisata budaya pada awal September tahun lalu. Sebelumnya, di kampung yang terdiri dari wilayah Langensuryo, Langenastran Lor, Langenastran Kidul, Langenarjan Lor dan Langenarjan Kidul juga menggelar diskusi batik bersama istri Paku Alam X, festival batik & bathok, dan peluncuran buku Sejarah dan Asal Usul Kampung Langenastran & Langenarjan. 
    Selain lomba membuat ketan, kolak dan apem pada acara Ruwah Gumergah 2017, menurut Pengurus Payuguban Kampung Langenastran, Dr Y. Sri Susilo SE MSi, juga akan digelar pameran serta sarasehan tosan aji dan batu permata lokal, jemparingan (panahan tradisional) serta bazar produk kerajinan dan makanan tradisional. “Tradisi jemparingan merupakan budaya panahan tradisional yang telah merebut hati banyak orang dan bahkan telah diadakan beberapa kali lomba,” kata Susilo, Kamis (18/5/2017).
    Menurut dia, Kampung Langenastran & Langenarjan yang terletak di dalam Beteng Keraton dan di sebelah timur Alun-Alun Kidul memiliki potensi yang layak diangkat untuk mewujudkan kampung ini sebagai destinasi wisata. Potensi dimaksud adalah bangunan tradisional kuno atau heritage, jemparingan, kegiatan seni dan budaya (tarian tradisional dan karawitan), rumah inap (homestay), warung kuliner, toko batik, kerajinan, dsb.
    Ketua Panitia Baskoro Sukamto, SE menambahkan, lomba membuat ketan, kolak dan apem pada Sabtu dilaksanakan pada pkl. 16.00- 22.00 WIB, sedangkan hari Minggu mulai jam 09.00- 22.00 WIB. (bam)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan