Jenjang SMA Ke Bawah Dominasi Tendik FIK UNY

dies fik uny
JOGJA – Di luar tenaga dosen, kualifikasi pendidikan tendik (tenaga kependidikan) di FIK UNY (Fakultas Ilmu Keolahragaan – Universitas Negeri Yogyakarta) masih didominasi jenjang pendidikan SMA sederajat ke bawah. Kendati begitu, FIK UNY tetap mencanangkan visi menjadi pendidikan tinggi keolahragaan terkemuka di Asean pada 2019 dan Dunia pada 2025.

“Kualifikasi tenaga kependidikan dapat ditingkatkan dengan belajar atau mengikuti pelatihan-pelatihan,” ujar Dekan FIK UNY, Prof Dr Wawan S Suherman MEd, pada upacara dies natalis ke-67 fakultas tersebut, di kampus setempat, Karangmalang, Jogjakarta, Selasa (2/10). FIK UNY juga mengundang Vice President PSSI, Joko Driyono, guna menyampaikan orasi dies.

Secara rinci, kualifikasi pendidikan tendik di FIK UNY, adalah SD sederajat sebanyak tiga orang atau 2,12 persen, SMP 12 orang atau 8,51 persen, SMA 69 orang atau 48,94 persen, D3 sejumlah 16 orang atau 11,35 persen, D4 ada satu orang atau 0,7 persen, S1 sejumlah 35 orang atau 24,83 persen, dan S2 ada lima orang atau 3,55 persen.

“Karenanya, perlu dikaji apakah kualifikasi pendidikan tersebut sudah sesuai dengan kompetensi pekerjaan yang dijalani. Jika belum, tenaga kependidikan harus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Atau, meningkatkan kualifikasi keahlian dengan mengikuti pelatihan bersertifikat, seperti sertifikasi laboran, ahli pengadaan, maupun teknisi komputer,” tandas Wawan.

Berkaitan dengan visi menjadi yang terkemuka di Asean pada 2019 dan Dunia pada 2025, lanjut Wawan, semuanya akan dicapai berlandaskan akhlak mulia, kolaboratif, toleran, inovatif, dan visioner yang kemudian diterjemahkan menjadi Renstra (rencana strategis) FIK UNY 2015-2019 dan menjadi pedoman kerja.

Secara garis besar, pogram kerja FIK UNY meliputi peningkatan layanan pembelajaran dan kompetensi mahasiswa, peningkatan kualitas penelitian dalam rangka penemuan dan pengembangan ilmu serta pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan.

Program kerja lainnya, peningkatan layanan kelembagaan dan kerjasama dalam/luar negeri, serta peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya. “Pelaksanaan program kerja FIK UNY didasarkan pada nilai AKTIV, yakni akhlak mulia, kolaboratif, toleran, inovatif, dan visioner,” tutur Wawan.

Wakil Rektor I UNY, Prof Dr Margana MHum MA mengemukakan, bersama dengan fakultas lain, FIK menjadi pilar utama untuk kemajuan UNY. FIK juga harus menjadi salah satu fakultas yang memiliki atmosfer akademik, tatakelola, dan kinerja yang baik. “Semua itu perlu duungan semua sivitas akademika, keluarga besar FIK,” katanya. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan