KA Bandara Sesuaikan Animo Penumpang

Edi Sukmoro (berkacamata) dan Muhammad Sahli

Edi Sukmoro (berkacamata) dan Muhammad Sahli

JOGJA – Angkutan massal berupa kereta api (KA) akan menjadi salah satu fasilitas bagi bandara baru di Jogjakarta. Namun hingga kini pengadaan rangkaian kereta api tersebut masih belum sepenuhnya optimal. Begitu pula rangkaian kereta api yang lain untuk Jogjakarta dan sekitarnya.

“Untuk pengembangan kereta api dari Jogja ke bandara yang baru, nantinya akan menyesuaikan dengan animo atau jumlah penumpang. Saat ini masih belum optimal karena penerbangannya juga belum sepenuhnya berjalan,” ungkap Dirut PT KAI (Kereta Api Indonesia), Edi Sukmoro, di Loko Coffee Shop Malioboro, Jogjakarta, Selasa (2/7).

Di sela perayaan HUT ke-16 Reska (PT Reska Multi Usaha), itu Edi juga mengemukakan, tentang rencana pembangunan jalur kereta api Jogjakarta – Borobudur. “Untuk jalur kereta ini, kami akan menunggu hasil studi ditjen perkeretaapian,” katanya menjawab pertanyaan wartawan.

Pada kesempatan itu Edi juga menjadi starter man melepas keberangkatan para peserta Fun Bike memeriahkan HUT anak perusahaan PT KAI tersebut. Peserta berasal dari Railway Cyclist Community PT KAI dari Daop 1 hingga Daop 9.

Selain Fun Bike, puncak acara HUT Reska juga akan dimeriahkan dengan penampilan bintang tamu penyanyi Katon Bagaskara. Sebagai rangkaian acara, sebelumnya juga telag digelar Barista Competition, 30 Juni – 1 Juli 2019. Diikuti 76 orang peserta dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Wonosobo, Tegal, dan beberapa kota di Jawa. Ada pula peserta asal Palembang dan Lampung.

Setelah para goweser tiba di finish, mereka akan disambut acara masak bcsar yang dibuat oleh koki-koki terbaik Reska. Salah seorang di antaranya, Plt Dirut PT Reska Multi Usaha, Muhammad Sahli. Menu yang dimasak, Nasi Goreng Tuna yang kemudian disajikan kepada para peserta yang hadir.

“Penyajian menu Nasi Goreng Tuna itu sekaligus sebagai food test karena nantinya menu tersebut akan disajikan pula bagi penumpang di atas kereta api,” tutur Sahli seraya menyebutkan beberapa menu terbaru lain yang akan dijual di atas kereta, antara lain Mie On Train Premium, Nasi Goreng Padang, Pecel Kroya, Mendoan Purwokerto. Pun, aneka makanan rebusan dan snack tradisional serta Kopi Susu.

Sebagai bentuk kerjasama sinergi BUMN, Reska juga menggunakan produk teh, gula pasir dan kopi yang mereka produksi sendiri dengan teh, gula pasir dan kopi Walini milik PTPN. “Masih dalam rangka ulang tahun, kami juga meluncurkan sebuah buku kuliner ‘Food Guide Book For Milleniall Traveller’. Buku informasi kuliner daerah bagi para traveler milenial, agar kekayaan kuliner daerah tetap terwarisi di generasi tersebut,” jelas Sahli. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan