Kapal Pesiar Butuh Ribuan Kru

Kelas: Suasana pendidikan dan pelatihan di dalam kelas Sun Marino Indonesia.

Kelas: Suasana pendidikan dan pelatihan di dalam kelas Sun Marino Indonesia.

JOGJA – Sun Marino Indonesia mendidik tenaga kerja terampil di bidang perhotelan dan kapal pesiar internasional. Siswa siswi didik tersebut akan diakseskan ke berbagai perusahaan perhotelan internasional dan kapal pesiar internasional.

Direktur Utama Sun Marino Indonesia, Ariyanto SE mengemukakan hal itu dalam pembukaan kelas baru pendidikan perhotelan dan kapal pesiar, di Kampus Pusat Sun Marino Indonesia, Jalan Kabupaten No 7 Gamping, Sleman, Jogjakarta, kemarin.

“Sun Marino Indonesia merupakan salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan kerja hotel dan kapal pesiar internasional yang menerapkan sistem progam tercepat dengan hasil maksimal,” katanya.

Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, SMI (Sun Marino Indonesia) dapat menciptakan program sesuai kebutuhan lapangan kerja. “Di antara pekerjaan yang selama ini menjadi penempatan lulusan adalah kapal pesiar Asia, Amerika, dan Eropa, serta bekerja di hotel dan restoran di Timur Tengah maupun negara Asia lainnya,” kata Ariyanto, mantan kru kapal pesiar internasional Carnival itu.

Kebutuhan kru kapal pesiar internasional mencapai 15.000 orang per tahun, untuk memenuhi kebutuhan berbagai perusahaan kapal pesiar internasional seperti Carnival, Royal Carribean, Celebrities, Azamara, Win Stars, dan NCL. Persyaratan yang perlu disiapkan calon tenaga kerja kapal pesiar untuk bisa mengikuti seleksi, usia minimal 19 tahun dan maksimal 30 tahun, memiliki kemampuan berbahasa Inggris aktif dengan baik.

Selain itu, memiliki latar belakang pendidikan di bidang perhotelan setara Diploma Satu atau memiliki sertifikat pengalaman kerja hotel minimal setahun. Untuk peserta pelatihan hotel cukup enam bulan. “Peluang kerja di perhotelan dan kapal pesiar masih terbuka. Oleh karena itu, kami siap mendidik lulusan SMA, SMK, Paket C, bahkan Diploma dan Sarjana untuk menjadi tenaga profesional dalam bidang tersebut,” tandas Ariyanto.

Guna mencukupi kebutuhan tersebut, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah, Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja. Juga siap menjemput bola dengan mendidik lulusan SMA, SMK, Paket C, bahkan Diploma dan Sarjana untuk bekerja secara profesional di hotel dan kapal pesiar di dalam maupun luar negeri.

“SMI juga satu-satunya lembaga yang memberikan jaminan kerja dengan jangkauan kerja terluas di hotel dan kapal pesiar maupun non-pesiar serta mampu memberikan banyak pilihan bagi peserta didiknya untuk memasuki dunia kerja,” ujar Ariyanto setengah promosi. (tor)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan