Kejahatan Dunia Maya Timbulkan Efek Berantai

 IMG_20170508_174912
 Samuel Henri
JOGJA – Industri kreatif digital di DIJ tumbuh cukup pesat. Namun di sisi lain, masih perlu pengembagan lanjutan. Terutama berkaitan dengan pengamanan sistem. Para pelaku industri kreatif digital di Indonesia, secara umum masih abai terhadap pengamanan. Secanggih apa pun aplikasi, pasti ada saja celah yang bisa dibobol.
“Tidak ada yang aman sehingga butuh perhatian khusus dari sisi cyber security. Terlebih kejahatan di dunia maya bisa menimbulkan efek berantai,” ujar GM Jogja Digital Valley, Samuel Henri, di penghujung pelaksanaan Jogja Geek Fair 2017, di Jogjakarta, Minggu (7/5).
Pada kesempatan itu, Samuel mengundang beberapa pelaku industri kretif, beberapa perusahaan dan instansi untuk menunjukkan betapa gampangnya membobol sistem yang mereka miliki. Karena menyangkut nama baik perusahaan maupun rahasia para pembobol alias hacker, wartawan tidak boleh mengabadikan maupun membagikan ke publik.
“Kami hanya ingin menunjukkan betapa mudahnya meretas sistem yang mereka miliki. Mereka pun terheran-heran dan baru menyadari selama ini mereka abai atau pun tidak memahami pengamanan yang mestinya juga mereka bangun,” tutur Samuel.
Pengamanan di dunia maya sudah saatnya menjadi perhatian utama karena jika dibiarkan bisa menimbulkan efek sekaligus kerugian yang berantai. “Tidak saja mengacaukan sistem, namun bisa juga menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar,” tutur Samuel lebih jauh.
Ia pun mencontohkan, jika seorang hacker mampu meretas akun pribadi seorang pejabat dan pejabat itu kebetulan menyimpan harta hasil korupsi, hacker tersebut bisa dengan mudah melakukan pemerasan apabila si pejabat ingin rahasianya aman.
“Dan meretas seperti itu merupakan tindakan yang cukup mudah bagi seorang hacker. Artinya, kita tak lagi bisa abai terhadap cyber security. Terutama dengan semakin meningkatnya penggunaan sistem digital, internet, dan sejenisnya dalam kehidupan kita,” tandas Samuel. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan