Komunitas HD Ini Beda Dengan Yang Lain

(kiri-kanan) Yogi, Ivan, Adi, dan Ketua HDCI Pengcab Bantul, DIY Dwi Haryanto

(kiri-kanan) Yogi, Ivan, Adi, dan Ketua HDCI Pengcab Bantul, DIY Dwi Haryanto

JOGJA – Komunitas penggemar moge (motor gede) HD (Harley Davidson) selalu melakukan touring, konvoi bersama, ketika bertemu. Namun komunitas HD yang ini berbeda. HDCI Pengcab Bantul, DIY tak sekadar konvoi tapi menggagas jelajah wisata di kawasan kabupaten tersebut. Lebih berbeda lagi, mereka juga mengajak komunitas otomotif lainnya untuk bergabung.

“Selain menjalankan visi misi dan aksi nyata, kami terutama juga mengangkat kebersamaan dan persaudaraan dengan mengajak komunitas motor lainnya untuk turut berpartisipasi,” ungkap Wakil Ketua HDCI Pengcab Bantul, Ivan Lanovara, di Jogjakarta, Jumat (5/10) malam, berkaitan dengan kegiatan Jelajah Wisata HarleyDABantul 2018.

HarleyDABantul yang akan digelar Minggu (7/10) merupakan kegiatan berkendara motor dengan inovasi tujuan yang secara terencana menargetkan berbagai titik tempat wisata di Kabupaten Bantul, DIY. “Kami menargetkan tak kurang dari dua ratus motor dari lintas klub-klub motor di DIY dan Jateng akan turut serta,” tutur Ivan, yang juga Ketua Harian HDCI Pengda DIY itu.

Dimulai dari JEC (Jogja Expo Centre) pukul 07.00 WIB, rombongan HD itu kemudian menuju ke objek-objek wisata Bantul seperti pantai Pandansari, diakhiri di desa Wukirsari dan Girirejo, Imogiri, Bantul. “Dengan rute seperti itu, kami ingin HDCI Pengcab Bantul dapat berkontribusi lebih berkelanjutan dan berdampak sosial-ekonomi dalam pengembangan masyarakat pariwisata DIY dan Bantul khususnya,” papar Ivan kemudian.

Ketua panitia jelajah wisata, Pratama Adi mengemukakan, pantai Pandansari dipilih karena merupakan tempat wisata yang masih asli dan masih kurang dikenal masyarakat. “Sedangkan desa Wukirsari dan Girirejo karena memiliki banyak potensi yang begitu menarik untuk digali. Antara lain wisata alam, budaya, maupun edukasi, sentra industri kerajinan batik, wayang, dan keris, serta makanan tradisional seperti wedang uwuh, olahan gadhung dan olahan pisang,” jelasnya.

Kepada para peserta disediakan pula aneka doorprize. “Sebagai hadiah utama, panitia menyediakan satu motor bebek. Doorprize lainnya, pernak-pernik berkaitan dengan motor, seperti jaket, helm impor, sarung tangan, voucher bahan bakar, dan lain-lain,” ujar Sekretaris, Yogi Anindya Putra, seraya mengatakan, HarleyDABantul juga akan diikuti 10 pemotor difabel. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan