Lebih Seribu Prodi Tak Terakreditasi

 IMG_20170201_011642
Anggoro Rulianto/Jurnal Jogja
Dari kiri, Ketua Yayasan Sanata Dharma Dr Robertus Budi Susanto SJ, Direktur PKPT Kemenristek-dikti Dr Totok Prasetyo MEng MT, Rektor USD Johanes Eka Prijatma PhD, memperlihatkan sertifikat Akreditasi ‘A’ Institusi bagi USD.
JOGJA – Kesadaran para pengelola perguruan tinggi di Indonesia untuk mencapai ataupun meningkatkan akreditasi masih perlu terus ditingkatkan. Dari 4.455 perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada, baru 49 perguruan tinggi yang mengantongi akreditasi ‘A’ untuk tingkat institusi. Bahkan lebih dari seribu prodi (program studi) saat ini tak mengantongi akreditasi.
“Tentu saja prodi yang tak mengantongi akreditasi tak berwenang menerbitkan ijazah. Karenanya mereka harus segera membenahi diri atau menutup prodinya,” ujar Direktur PKPT (Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi), Kemenristek-dikti, Dr Totok Prasetyo MEng MT, saat menyerahkan sersifikat dan SK Akreditasi ‘A’ Institusi kepada USD (Universitas Sanata Dharma) Jogjakarta, di kampus setempat, Selasa (31/1).
Dari 4.455 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, baru 1.125 yang terakreditasi insitusi. Sedangkan yang telah mencapai akreditasi institusi dengan kategori ‘A’, baru 49 perguruan tinggi. “Salah satunya Universitas Sanata Dharma ini,” ujar Totok.
Sementara dari 27.000 prodi yang ada, sebanyak 18.900 prodi telah mengantongi akreditasi, 5.600 akreditasinya telah kadaluarsa sehinga dalam proses pembaruan, dan ada 1.300 yang mengantongi akreditasi baru. Sesainya tak memiliki akreditasi.
“Artinya masih ada sekitar seribu dua ratus prodi yang belum mengantongi akreditasi dan mereka tak berhak menerbitkan ijazah. Sehingga perlu segera membenahi diri atau menutup prodinya agar mahasiswanya tak dirugikan atau menjadi Korban,” tandas Totok.
Rektor USD, Johanes Eka Prijatma PhD mengemukakan, pencapaian akreditasi ‘A’ bukan berarti kemudian santai-santai, “Justru ini modal baru, kerangka baru untuk melakukan tindakan selanjutnya yang lebih nyata. Kualitas pengelolaan dan tridharma perguruan tinggi pun harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya.
Guna mendorong peningkatan jumlah penelitian, serta meningkatkan publikasi ilmiah di jurnal internasional, dan meningkatkan sitasi, USD akan mendorong setiap prodi terutama prodi di jenjang magister untuk bekerja lebih keras lagi.
“Akhir pekan ini kami akan mengumpulkan seluruh pengelola prodi magister untuk menyusun perencanaan ke depan yang lebih nyata, guna menopang penelitian yang lebih bermutu” ujar Eka seraya menyatakan, akreditasi institusi ini bukan hanya untuk rektorat tapi untuk seluruh sivitas akademika USD sehingga semua pihak harus berkomitmen untuk mempertahankan pencapaian akreditasi tertinggi ini. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan