Mahasiswi Bidikmisi Wisudawan Terbaik UPNVY

wisuda upn
JOGJA – Membanggakan. Sebanyak 411 wisudawan atau 52 persen dari total 788 wisudawan program Diploma, Sarjana, dan Magister UPNVY (UPN Veteran Yogyakarta) berhasil meraih predikat cumlaude. Lebih membanggakan wisudawan terbaik, pada upacara wisuda, di kampus setempat, Sabtu (13/7), itu merupakan mahasiswi Bidikmisi.

Bukan hanya itu, Rani Nuraeni yang berhasil menjadi wisudawan terbaik itu merupakan puteri dari seorang ayah yang berprofesi sebagai juru parkir di Ciamis, Jawa Barat. Lulusan program studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu mengantongi IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 3,95.

Rani meyakini, kesuksesan yang ia raih buah dari doa kedua orangtuanya dan dukungan dari berbagai pihak. “Saya sangat berterimakasih kepada mereka semua. Kunci sukses, jangan pernah putus asa, terus berjuang, berdoa dan tetap semangat,” katanya.

Masuk ke UPNVY melalui jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), Rani pun mengaku, bisa kuliah juga berkat bantuan Yayasan Forsiremis yang banyak membantu anak-anak kurang mampu dan berprestasi.

Tak sekadar kuliah dan mendengarkan materi dari dosen, puteri dari Didi Supriadi (58) itu juga menjadi mahasiswa yang aktif di berbagai kegiatan kuliah seperti UKM Seni, UKM KMI (Keluarga Mahasiswa Islam), dan bergabung dalam Himmatana. Beberapa waktu lalu, ia juga menjadi takmirah masjid Uon Nuruttaqwa.

Rektor UPNVY, Dr Irhas Effendi mengatakan, wisudawan dengan predikat cumlaude terdiri dari 12 lulusan program Diploma dan 399 lulusan program Sarjana. Masa studi rata-rata untuk lulusan Sarjana, 4 tahun 2 bulan dengan waktu studi tersingkat 3 tahun 7 bulan 17 hari diraih Devita Dian Puspitasari dari prodi Agribisnis Fakultas Pertanian.

Masa studi rata-rata untuk program Diploma, 2 tahun 10 bulan dengan lulusan studi tersingkat dan termuda diraih Sarivina Dewi dari prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Industri dengan masa studi 2 tahun 10 bulan. Untuk IPK rata-rata dari program Sarjana, tercatat 3,34 dan Rani dengan IPK 3,95 menjadi lulusan dengan predikat IPK tertinggi.

“Satu hal yang juga membanggakan, di tengah perubahan skema penerimaan mahasiswa baru jalur SBMPTN, UPN Veteran Yogyakarta telah menempati posisi yang cukup baik. Menempati peringkat pertama tingkat ketetatan kelompok soshum dan peringkat ketujuh untuk kelompok saintek dari PTN di seluruh Indonesia. Ini merupakan bukti kualitas input yang semakin baik,” papar Irhas. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan