Malam Tahun Baru Malioboro Steril Kendaraan

Malioboro: Suasana penuh sesak kendaraan di Jalan Malioboro, seperti pada Jumat (28/12) sore, dipastikan tak akan terlihat saat Malam Tahun Baru 2019. Sejak pukul 17.00 WIB, ruas jalan di jantung kota Jogjakarta itu dinyatakan tertutup bagi segala jenis kendaraan.

Malioboro: Suasana penuh sesak kendaraan di Jalan Malioboro, seperti pada Jumat (28/12) sore, dipastikan tak akan terlihat saat Malam Tahun Baru 2019. Sejak pukul 17.00 WIB, ruas jalan di jantung kota Jogjakarta itu dinyatakan tertutup bagi segala jenis kendaraan.

JOGJA – Pemangku kepentingan di kota Jogjakarta memastikan, masyarakat akan bisa dengan nyaman menikmati pergantian tahun di Malioboro. Ruas jalan di jantung kota Jogjakarta itu akan steril dari segala jenis kendaraan pada Malam Tahun Baru 2019.

“Kami sejak pukul 15.00 WIB akan memulai penyisiran guna mengosongkan Jalan Malioboro dari segala jenis kendaraan. Pada pukul 17.00 WIB dipastikan tak boleh lagi ada kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut,” ujar Kasatlantas Polresta Yogyakarta, Kompol Dwi Prasetio, kepada wartawan, di Balaikota Yogyakarta, Jumat (28/12).

Terkait pengaturan lalulintas di kota Jogjakarta, menurut Dwi, telah direncanakan rekayasa sedemikian rupa sehingga Malioboro yang dipastikan masih akan menjadi magnet bagi wisatawan untuk melewatkan pergantian tahun, itu bebas dari kendaraan bermotor maupun tak bermotor.

“Rekayasa atau pengaturan lalulintas juga akan kami terapkan di beberapa ruas jalan di sirip Malioboro. Beberapa jalan akan kami tutup dan beberapa lainnya diberlakukan lalulintas searah. “Untuk kendaraan berat, tak boleh lagi masuk ke kota guna menghindari kemacetan,” tutur Dwi kemudian.

Bagi para penghuni hotel maupun pengunjung yang berada di sekitar Malioboro diharapkan menyesuaikan dengan pengaturan itu. “Bagi yang membawa kendaraan dan terlanjur parkir di hotel-hotel Malioboro, terpaksa harus menunggu hingga pengaturan lalulintas itu tak diberlakukan lagi,” ujar Dwi.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, sejak sore hari sudah mulai banyak wisatawan yang memadati Malioboro sehingga penutupan Malioboro dari kendaraan tahun diberlakukan sejak pukul 17.00 WIB. “Mengacu tahun lalu, rekayasa lalulintas diberlakukan hingga keesokan harinya, pukul 01.00 WIB,” jelas Dwi.

Kabid Lalulintas Dishub Kota Jogjakarta, Golkari Made Yulianto memastikan jumlah wisatawan yang akan merayakan Malam Tahun Baru di Malioboro tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun lalu. Kendati tak menyebut perkiraan jumlah wisatawannya, namun libur Natal dan Tahun Baru 2019 yang bersamaan dengan long weekend dan liburan sekolah menjadi alasan peningkatan jumlah wisatawan.

Sebagai perbandingan, ungkap Yulianto, jumlah wisatawan tahun lalu pada saat Malam Tahun Baru di Malioboro mencapai empat juta orang. Sedangkan laporan terakhir mengenai jumlah kendaraan yang melintasi Malioboro pada hari-hari libur Natal dan tahun Baru 2019 ini mencapai 135.000 kendaraan per harinya.

“Semua pengaturan lalulintas itu kami terapkan untuk memberi kenyamanan bagi masyarakat. Kami meminta kerelaan masyarakat untuk mengikuti aturan dan arahan petugas terkait rekayasa lalulintas yang diberlakukan, agar tak terjebak dalam kemacetan berjam-jam,” papar Yulianto lebih jauh. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan