Meningkat, Penderita Penyakiit Tidak Menular

JOGJA (jurnaljogja.com) – Jumlah penderita penyakit tidak menular meningkat tajam sejak beberapa tahun terakhir ini, seperti penyakit kanker, diabetus militus dan lainnya.

Dirjen Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Dr Ali Gufron Mukti menyampaikan itu di hadapan peserta Seminar Internasional Penyakit Tidak Menular di Hotel Cavinton, Jogjakarta, Rabu (25/5). Melalui seminar ini diharapkan dapat mengetahui secara jelas perkembangan isu penyakit tidak menular.

Penyakit tidak menular disebutnya membutuhkan biaya besar dalam proses penyembuhanya, tentu hal ini akan berdampak pada kemampuan ekonomi masyarakat dan juga pemerintah. Karena itu, jika penyakit ini tidak dicegah persebarannya tentu sangat mempengaruhi kemampuan secara finansial.

“Masyarakat akan semakin sulit untuk mandiri, karena terimpit ekonomi yang sulit. Sementara pemerintah juga harus siap menyediakan anggaran besar untuk menanggung biaya BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin,” jelasnya. (bam)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan