Menjanjikan Proyeksi Produk Elektronik Tahun Ini

PrimeFresh: Yasuo Sakai (tengah) menjelaskan keunggulan teknologi PrimeFresh pada lemari es yang diluncurkan tahun ini.

PrimeFresh: Yasuo Sakai (tengah) menjelaskan keunggulan teknologi PrimeFresh pada lemari es yang diluncurkan tahun ini.

JOGJA – Bagi sebagian kalangan, tahun 2019 sebagai tahun politik dihadapi dengan sedikit was-was. Tapi sebaliknya bagi para pelaku usaha di sektor elektronik, mereka justru memproyeksikan pertumbuhan sektor industri elektronik tahun ini akan cukup menjanjikan.

“Kami memproyeksikan sektor elektronik tahun ini akan tumbuh dan bergerak cepat seiring perkembangan teknologi,” ujar Executive Director PT PGI (Panasonic Gobel Indonesia), Heru Santoso, pada acara Regional Partner Conference, bersama wartawan, di Jogjakarta, Selasa (9/4).

Tak terkecuali bagi industri barang-barang elektronik tersebut yang tahun ini memperkenalkan produk unggulan berupa lemari es dan mesin pendingin ruangan. “Kami ingin melalui dua produk unggulan dengan teknologi yang kami usung membuat kehidupan masyarakat lebih sehat dengan gaya hidup yang semakin baik,” ujar Heru kemudian.

Melalui teknologi PrimeFresh, jelas Yasuo Sakai selaku Product Advisor Major Domestic Appliance PT PGI, suhu dalam satu kompartemen lemari es dapat dijaga pada suhu -3 derajat Celsius sehingga daging tetap segar hingga tujuh hari dengan soft freezing.

“Memanfaatkan teknologi tersebut, lemari es mampu menjaga suhu ideal di kompartemen PrimeFresh sehingga kesegaran, gizi, nutrisi, serta citarasa makanan yang disimpan di dalamnya dapat dipertahankan,” tutur Sakai dalam bahasa Indonesia dengan logat Jepang yang sangat kental itu.

Teknologi tersebut, imbuhnya, juga mampu membuat pengguna tidak perlu memakan waktu lama untuk mencairkan makanan karena makanan hanya membeku lembut. Hanya di permukaannya. Selain itu, dengan disematkannya teknologi Econavi Inverter, serangkaian lemari es dari Panasonic itu mampu menghemat penggunaan listrik hingga 40 persen dan tetap berfungsi baik pada tegangan rendah hingga 160 volt.

Untuk produk pendingin ruangan, Panasonic memperkenalkan teknologi Nanoe yang merupakan teknologi pemurni udara revolusioner dengan kemampuan menghilangkan bau, menghambat pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur, serta dapat menghilangkan debu.

“Memanfaatkan Nanoe-X, produk pendingin ruangan kami memiliki kemampuan yang sangat efektif. Sepuluh kali lebih besar mengurangi bau tidak sedap seperti asap rokok dan sangat efektif melumpuhkan virus, bakteri, jamur yang melayang di udara maupun yang menempel di serat kain,” ujar Product Marketing Airconditioner PT PGI, Gusraman Simatupang.

Ada pula teknologi Nanoe-G yang sangat efektif hingga 99 persen menghilangkan partikel meter 2,5 seperti debu sehingga menjadikan udara lebih berkualitas, segar, dan bersih. “Jadi, kami tidak hanya menyediakan pendinginan udara tetapi sekaligus meningkatkan kualitas udara guna menjalani kehidupan yang lebih baik,” tandas Gusraman. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan