Mu’allimaat Gelar Career Day 2018

Career Day: Agung Danarto didampingi Agustyani Ernawati (paling kanan) menggunting buntal menandai dibukanya Career Day, di madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah, Jogjakarta, Kamis (18/10).

Career Day: Agung Danarto didampingi Agustyani Ernawati (paling kanan) menggunting buntal menandai dibukanya Career Day, di madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah, Jogjakarta, Kamis (18/10).

JOGJA – Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta menyelenggarakan Career Day, di halaman sekolah setempat, Kamis (18/10. Dibuka Dr H Agung Danarto MAg selaku Ketua BPH (Badan Pengurus Harian) Madrasah Mu’allimin Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarya, didampingi Direktur Mu’allimaat Jogjakarta Agustyani Ernawati SPd. Hadir pula Kasie Kurikulum dan Evaluasi Kanwil Kemenag DIY Dra Hj Noor Imanah MSi.

“Tidak semua orang bisa menjadi orang nomor satu dan di mana pun seseorang itu berada, harus bisa memberi manfaat bagi orang lain. Potensi diri sangatlah penting agar bisa menjadi orang sukses,” kata Agung usai membuka acara tersebut, seraya mengapresiasi career day dengan tema Kenali Potensimu, Lejitkan Bakatmu dan Raih Impianmu itu.

Tema itu, lanjut Agung, sangat bagus. “Dan saya berharap bisa mendorong siswi Mu’allimaat untuk maju dan sukses. Generasi muda jangan hanya bekerja di dalam negeri. Karir terbuka di seluruh pelosok dunia. Career Day bisa membuka wawasan siswi Mu’allimaat untuk menggeluti passion dan bisa mewujudkan impiannya,” tandasnya.

Tidak semua orang harus berada di puncak. Di mana saja asal bermanfaat bagi orang lain. “Sekali lagi, mengenali potensi diri itu sangat penting agar bisa sukses. Kita pasti menghadapi rintangan untuk menggapai kesuksesan itu. Coba lagi untuk meraih kesuksesan bila kita mengalami kegagalan,” kata Agung yang berharap siswi Mu’allimaat tidak berkecil hati bila mengalami kegagalan.

Agustyani menjelaskan, career day merupakan agenda tahunan Mu’allimaat Jogjakarta. “Bertujuan untuk mengenal, memahami, mengekspresikan ragam pekerjaan dan aktivitas orang dalam lingkungan kehidupan, sesuai dengan kemampuan dan minat para siswi,” katanya.

Mu’allimaat, imbuhnya, saat ini memasuki abad kedua. “Sebagai pusat keunggulan perempuan berkemajuan, mempunyai peran yang sangat strategis untuk menyiapkan kader penerus, pelopor, dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah,” tutur Agustyani.

Dalam konteks pendidikan kader, lulusan Mu’allimaat diharapkan memiliki lima kompetensi utama, yaitu kompetensi dasar keilmuan, kompetensi dasar kepribadian, kompetensi dasar kecakapan, kompetensi sosial kemanusian, dan kompetensi gerakan yang mampu berkompetisi dalam ranah internasional maupun nasional.

Untuk mewujudkan kompetensi dan membekali siswi, dilakukan kegiatan career day, di antaranya meliputi stan pameran PTN/PTS dalam dan luar negeri, seminar perguruan tinggi dari UNY (Universitas Negeri Yogyakarta), UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jogjakarta, diikuti siswi kelas XII.

“Bagi Kelas XI dan X melakukan kegiatan science show, market day, daur ulang, dan teknologi tepat guna. Untuk kelas IX diadakan kegiatan diskusi karir, kelas VIII ekstrakurikuler show, dan kelas VII kreatifitas pohon karir,” papar Agustyani kemudian.

Selama ini, Mu’allimaat juga telah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Antara lain STTN BATAN, UMY, STMIK Amikom, UNY, UIN Suka, STIKES Global Surya, UAD, UII, Politeknik Kesehatan Negeri, UM Purwokerto, UPN, UNISA, Telkom University, dan PUTM Putri. Untuk luar negeri, Unity Kolej dari Malaysia. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan