Muallimaat Lepas Pemimpin Perempuan Berkemajuan

Muallimaat: Salah seorang siswi Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Jogjakarta menerima ijazah dari direktur sekolah puteri tersebut, pada upacara pelepasan siswi, di Sportorium UMY, Minggu (6/5).

Muallimaat: Salah seorang siswi Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Jogjakarta menerima ijazah dari direktur sekolah puteri tersebut, pada upacara pelepasan siswi, di Sportorium UMY, Minggu (6/5).

JOGJA – Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Jogjakarta melepas atau mewisuda 193 siswi, di Sportorium UMY, Minggu (6/5), terdiri dari program IPA 107 siswi, program IPS 70 siswi dan program Keagamaan 16 siswi. Mereka berasal dari 70 kota/kabupaten dari 19 propinsi di Indonesia. Mereka diharapkan menjadi kader persyarikatan yang andal.

“Mereka kami harapkan menjadi pemimpin perempuan yang berkemajuan. Mereka adalah para calon warga Indonesia Emas pada 2045 mendatang. Menjadi ujung tombak di tanah air maupun di dunia internasional, meski semakin hari tantangan yang dihadapi akan semakin besar,” ujar Direktur Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Jogjakarta, Agustiani Ernawati.

Para siswi tersebut, lanjut Agustiani, merupakan bagian dari 1.066 siswi yang saat ini sedang menempuh studi di Muallimaat. Karena mereka merupakan calon generasi emas Indonesia maka tidak ada jalan lain bagi Muallimaat untuk terus meningkatkan kualitas agar mampu membekali mereka dengan kualitas yang baik pula.

“Mereka itulah yang di masa datang kami harapkan mampu menjadi penggerak Muhammadiyah maupun Aisyiyah dan menjadi pelita hidup di mana pun mereka berada,” tandas Agustiani seraya mengemukakan, dari 193 siswi itu sudah banyak yang telah diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta di DIJ maupun luar DIJ, juga beberapa sedang berproses mendaftar di perguruan tinggi asing di Mesir, Turki, Tiongkok, dan Brunei Darussalam.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr H Haedar Nashir MSi berpesan, agar para siswi tersebut biasa tabayyun dan menjadi warga Muhammadiyah yang berkemajuan untuk membangun peradaban. “Jadilah kader yang istiqamah dengan karakter akhlak Islam yang kuat dan kokoh dengan kesalehan autentik,” katanya.

Haedar juga berpesan, agar mereka bisa bergaul dengan siapa pun tanpa diskriminasi, jangan ekslusif. “Jadilah kader yang cerdas berilmu, cinta membaca dan luas pandangan serta berpetualanglah melampaui cakrawala. Jadilah orang yang berpikiran maju dan berbuatlah yang terbaik dan apa pun di mana pun bawalah misi Muhammadiyah,” ujarnya kemudian.

Ketua PP Aisyiyah Dra Hj Shoimah Kastolani mengharapkan, para siswi yang baru saja menyelesaikan studi mereka di Muallimaat itu menjadi generasi yang memberikan pelayanan, bermanfaat, dan memberdayakan umat. “Saya meyakini Aisyiyah ke depan akan maju karena akan dipimpin oleh kader-kader andal ini. Saya pun bisa tenang karena sudah muncul kader-kader muda yang bisa meneruskan perjuangan Aisyiyah,” katanya.

Pada kesempatan itu diumumkan pula nama-nama siswi yang berhasil meraih prestasi di bidang akademik maupun non akademik, serta peraih nilai 100 dalam mapel UNBK. Selain itu diumumkan Kader Terbaik dengan kriteria antara lain keaktifan dalam berorganisasi, prestasi akademik maupun non akademik, wawasan keilmuan, berkepribadian baik kepada Alfreda Fathiya asal Kota Jogjakarta. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan