Nataru Tanpa Pemadaman Listrik

 IMG_20161224_121536
 Anggoro Rulianto/Jurnal Jogja
Hery Fitriadi dan Bambang Eko Haryono
JOGJA – Sebagai pemegang otorita penyedia pasokan listrik, PLN (Perusahaan Listrik Negara) menjamin tak akan ada pemadaman listrik selama liburan Nataru (Natal dan Tahun Baru). Pasokan daya listrik juga dijamin aman. Ketersediaan daya lebih dari cukup.
PLN tidak akan melakukan pemadaman listrik secara terencana selama H-1 Natal hingga H+1 Tahun Baru. “Jika terjadi listrik padam, kami meyakini itu pasti karena ada gangguan, atau tidak direncanakan,” ujar Asisten Manajer Jaringan PLN Area Jogjakarta, Bambang Eko Haryono, saat berbincang dengan wartawan, di Jogjakarta, beberapa waktu lalu.
Terkait dengan gangguan jaringan listrik, Bambang mengemukakan, penyebab terbesar selama ini disebabkan adanya pohon yang tumbang. “Selama Januari hingga November 2016, gangguan jaringan listrik terbesar akibat pohon tumbang sebesar tiga puluh delapan persen,” katanya.
Terhadap potensi gangguan tersebut, PLN meminta peran aktif masyarakat. Segera melaporkan atau menghubungi petugas PLN jika masyarakat melihat atau menganggap keberadaan pohon bisa menyebabkan rusaknya jaringan.
“Sebagai penyedia listrik, kami tak hanya memikirkan ‘terang’ saja bagi masyarakat, tapi kami juga harus menjaim keamanan masyarakat. Jangan sampai gangguan listrik menyebabkan adanya korban manusia. Bahkan korban jiwa,” tandas Bambang.
Mengenai pasokan listrik, Bambang pun menyatakan, masyarakat tidak perlu khawatir. “Pasokan listrik kita mencukupi. Justru untuk area Jogjakarta terjadi tren penurunan penggunaan daya listrik pada saat akhir tahun karena banyak perguruan tinggi, perusahaan, instansi yang libur sehingga terjadi penurunan penggunaan. Meski untuk perhotelan  mengalami kenaikan,” tuturnya kemudian.
Supervisor Operasi Jaringan, Hery Fitriadi mengungkapkan, PLN area Jogjakarta memiliki delapan gardu induk dengan daya 840 MVA atau setara dengan 672 MW, sedangkan rata-rata pemanfaatan oleh seluruh pelanggan selama ini hanya mencapai 426 MW.
“Jadi, pasokan listrik pasti aman karena kapasitas pemakaian oleh pelanggan masih sekitar separo dari total daya yang kita miliki. Kalau pun kemudian terjadi gangguan, kami pun siap melayani karena meski liburan akan ada regu yang siaga di setiap rayon yang ada,” ujar Hery lebih jauh. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan