Pelatihan Robotika Untuk Anak

IMG_20170822_130607
JOGJA – Salah satu masalah yang sering dihadapi orangtua di era globalisasi saat ini, kecanduan game anak-anak bahkan kalangan remaja. Kecanduan game mempunyai dampak buruk dari beberapa aspek, jasmani, psikologi, dan sosial. Pada akhirnya akan menghambat produktivitas dan mempengaruhi proses pendewasaan diri seseorang.

Melihat hal itu mahasiswa FT UNY (Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta) yang tergabung dalam kelompok PKM Kewirausahaan, Ide Ayu Astuti, Lutfi Nur Indrawan, As Antshori, dan Andry Setianto melakukan inovasi dengan mengadakan pelatihan robotika yang diberi nama el-ROBO (Education and learning robotic).

“Pelatihan el-ROBO bertujuan mengurangi kecanduan bermain game dengan mengganti bermain dan belajar robot sehinggga anak merasa masih dalam lingkup bermain,” jelas Ide Ayu, di kampus setempat, Sabtu (19/8).

Belajar robotika, imbuhnya, juga dapat melatih kemampuan berfikir kreatif dan mengenalkan anak tentang dunia teknologi yang terus berkembang sampai saat ini. “Materi pelatihan kami desain untuk mengenalkan anak tentang dasar-dasar robotika, seperti apa itu robot, macam-macam bentuk robot, tugas-tugas robot, serta bagaimana dasar robot itu agar bisa bergerak sendiri,” tegas Ide Ayu.

Setelah anak mengetahui dasar-dasar tentang robotika, papar Ide Ayu lebih jauh, vkemudian anak diajarkan tentang pengoperasian robot yang meliputi robot line follower, robot sumo, dan robot transporter atau pemindah barang.

El-ROBO mengangkat pelatihan dan produksi robot berbasis joystick playstation yang lebih mudah menarik perhatian anak-anak dalam belajar suatu teknologi dan bukan game yang justru menghambat belajar anak, Usaha el-ROBO ini diharapkan dapat mengurangi anak kecanduan game sekaligus membuat anak belajar berfikir kreatif dan inovatif.

Materi-materi tersebut sudah bisa menjadi bekal anak untuk mengikuti lomba-lomba robotika. Namun sejatinya materi pelatihan kegiatan el-ROBO selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman. “Kegiatan difokuskan pada lingkup SD, SMP, SMA, maupun privat, mulai pukul 09.00 WIB hingga 19.00 WIB, Senin sampai dengan Sabtu,” tutur Ide Ayu.

Pelatihan biasanya dilakukan di sekolah maupun di balai desa di tengah masyarakat. Kegiatan usaha el-ROBO juga menghasilkan produk untuk penjualan. Dari Desember 2016 sampai Juli 2017 telah terjual sembilan buah dari pesanan beberapa sekolah seperti MTsN Borobudur, SMK Penerbangan, SMK Kristen 1 Klaten, dan SMA Internasional Budi Mulia 2.

Produk yang dihasilkan el-ROBO berupa robot sumo dan transporter serta pelatihan pengoperasiannya dengan tenaga ahli yang sudah berpengalaman mengajar dalam bidang robotika guna mempersiapkan siswa terampil, kreatif, inovatif, dan kompetitif yang nantinya dapat mengikuti perlombaan di bidang robotika. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan