Pelatihan Sibori Guru Dan Siswa SLB Prayuwana

Sibori: PW Aisyiyah DIY melatih keterampilan Sibori, seni melipat kain asal Jepang, bagi guru dan siswa SLB Prayuwana, Jogjakarta.

Sibori: PW Aisyiyah DIY melatih keterampilan Sibori, seni melipat kain asal Jepang, bagi guru dan siswa SLB Prayuwana, Jogjakarta.

JOGJA – Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Wilayah Aisyiyah DIY melatih keterampilan teknik pewarnaan dengan seni melipat kain dari Jepang (Sibori) bagi SLB (Sekolah Luar Biasa) Prayuwana, Ngadisuryan, Kraton, Jogjakarta. Pelatihan diikuti 30 orang terdiri guru dan siswa-siswi berkebutuhan khusus.

“Ini program rutin dari PW Aisyiyah DIY untuk memberdayakan dan memandirikan masyarakat,” ujar instruktur pelatihan, Ny Enggarwati, yang juga Wakil Ketua PW Aisyiyah DIY itu, kemarin.

Pelatihan bertujuan memberikan bekal keterampilan kepada guru-guru SLB dan siswa-siswinya. Dengan harapan, guru-guru bisa menularkan kepada anak didiknya atau mengembangkannya sebagai usaha guna meningkatkan pendapatan ekonomi. Pelatihan cukup sehari karena mudah sekali. Namun untuk pengembangan teknik pewarnaan, biasanya berlangsung secara kontinyu. “Aisyiyah akan tetap memberikan bimbingan, termasuk pengembangan bisnisnya, bagi mereka yang bersedia,” jelas Enggarwati.

Tak hanya Sibori, Aisyiyah juga menyelenggarakan pelatihan memasak, membuat roti, kue, serta usaha lainnya bagi warga Aisyiyah di tingkat daerah, cabang dan ranting, serta kaum perempuan masyarakat umum. “Buah dari pelatihan itu, banyak anggota Aisyiyah maupun warga masyarakat mampu mandiri secara ekonomi atau mendapatkan tambahan penghasilan,” tutur Enggarwati kemudian.

Kepala Sekolah SLB Prayuwana, Erna Ningsih menyambut baik kegiatan pelatihan keterampilan Sibori itu. Pelatihan Sibori akan memberikan kemanfaatan bagi guru-guru maupun anak didik SLB. “Insya Allah, ini sangat bermanfaat bagi kami. Dan bisa dikembangkan untuk usaha bisnis menopang ekonomi keluarga.” (tor)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan