Pembelajaran Geografi Harus Kreatif

Prof Dr Mukminan

Prof Dr Mukminan

JOGJA – Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran geografi, sangat membutuhkan peran teknologi pembelajaran. Untuk itu pembelajaran geografi harus banyak melakukan upaya untuk menghasilkan karya-karya kreatif, inovatif, dan solutif, disesuaikan dengan perkembangan konsep teknologi pembelajaran.

“Untuk itulah teknologi pembelajaran secara sengaja dan kreatif dirancang untuk membantu memecahkan permasalahan pembelajaran termasuk pembelajaran geografi,” ungkap Prof Dr Mukminan dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Teknologi Pembelajaran Geografi pada Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta, di kampus setempat, Rabu (6/2).

Dengan mengenal dan memanfaatkan teknologi pembelajaran diharapkan pembelajaran geografi akan lebih bisa diarahkan pada upaya perbaikan secara terus menerus, efektif-efisien, benar, dan objektif. Jika hal itu dibiasakan dalam pembelajaran, diharapkan pembelajaran juga akan tumbuh dan berkembang sesuai era-nya.

“Produk teknologi pembelajaran dalam bentuk media dan sumber-sumber pembelajaran yang bersifat virtual atau maya merupakan alternatif sumber informasi pembelajaran bagi siapa saja yang menghendakinya,” tutur Mukminan.

Jika pembelajaran ingin memiliki legitimasi akademik yang tinggi dan memiliki relevansi dalam proses pembelajaran dengan tuntutan masyarakat dan juga stake holders-nya, pembelajaran geografi harus senantiasa melakukan berbagai inovasi agar tidak ketinggalan zaman.

“Konsekuensinya, perubahan-perubahan dalam proses pembelajaran harus dilakukan secara tersistem dan berkelanjutan, disesuaikan perkembangan konsep teknologi pembelajaran,” tandas Mukminan.

Untuk mengimplementasikan peran teknologi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pembelajaran geografi, perlu diperhatikan sasaran program, output, manfaat, dampak, dukungan yang diperlukan, serta komponen yang terkait.

Tentu masih banyak masalah yang harus dipecahkan terkait dengan upaya mengimplementasikan peran teknologi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pembelajaran geografi. Apalagi dikaitkan dengan era Revolusi Industri 4.0.

Upaya itu memerlukan semangat dan sikap intelektual dan ilmiah, kemauan dan kemampuan untuk mencapai kesempurnaan, usaha keras dan sungguh-sungguh dari seluruh komponen terkait, selain pertukaran ide dan gagasan, serta komitmen bersama yang tinggi dari semua komponen terkait. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan