Penghargaan Bagi Insan Pendidikan Berprestasi

Prestasi: Ketua KONI DIJ dr Hadianto Ismangoen SpA menyampaikan penghargaan kepada salah seorang pelajar berprestasi, di GOR Amongrogo, Jogjakarta, Selasa (12/12).

Prestasi: Ketua KONI DIJ dr Hadianto Ismangoen SpA menyampaikan penghargaan kepada salah seorang pelajar berprestasi, di GOR Amongrogo, Jogjakarta, Selasa (12/12).

JOGJA – Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Disdikpora (Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga) DIJ tahun ini kembali memberikan penghargaan bagi insan pendidikan dari berbagai jenjang yang telah menorehkan prestasi di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Tak kurang dari 419 penghargaan dibagikan, di GOR Amongrogo, Jogjakarta, Selasa (12/12).

Dari total 419 itu terdiri atas 54 prestasi emas, 36 prestasi perak , 149 perunggu, terbaik enam prestasi, dan khusus ada delapan prestasi. Pemberian penghargaan atas dasar SK Gubernur DIJ No. 236/KEP/2017 tentang penetapan penerima dan besaran penghargaan prestasi bagi juara pelatih/pembimbing bidang Dikpora 2017. Delapan penghargaan khusus, antara lain diberikan kepada Kadisdikpora DIJ Kadarmanta Baskara Aji, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, dan Ibu Bupati Bantul Erna Kusumawati, sebagai penyelenggara PAUD berkualitas tingkat nasional.

Kemudian Jamilatus Saudah Gugus PAUD Umbulharjo, Kota Jogja; Suparsilah, Bunda PAUD Ponjong, Gunung Kidul. Serta dua orang pelajar yang mendapat penghargaan khusus sebagai anggota Paskibraka Nasional 2017, masing-masing Aldian Fahri Alam dari SMAN 1 Jogja dan Affifah Salma Viadani Ananda dari SMAN Semanu, Gunung Kidul.

Asisten Sekda Bidang Pemerintah dan Kesra Setda DIJ Sulistyo menyatakan, penghargaan dari gubernur diberikan sebagai tanda terimakasih sekaligus mendorong insan pendidikan di DIJ untuk meningkatkan prestasinya. “Di era perkembangan teknologi yang tidak ada lagi batas dalam berinteraksi ini, prestasi dan kemampuan mutlak dibutuhkan agar mampu bersaing dengan berbagai negara,” katanya membacakan sambutan Gubernur DIJ Hamengku Buwono X.

Pemda DIJ berjanji akan berupaya memberikan iklim yang kondusif bagi para pemuda untuk mengembangkan aktualisasi dan kreativitasnya. Pembinaan itu tentu dilakukan melalui upaya memberikan fasilitas sesuai kebutuhan, melalui sentra pemberdayaan pemuda. Pemuda harus menjadi penggerak roda pembangunan serta melakukan inovasi dengan tak hanya mengandalkan pekerjaan formal, tetapi mengembangkan usaha mandiri yang mampu bertahan dari persaingan.

“Olahraga menyediakan ketersediaan, pembibitan proses seleksi melalui pembinaan kompetisi. Pembinaan olahraga perlu didukung dengan ketersediaan pelatih sarana prasarana sesuai perkembangan teknologi,” tandas gubernur.

Kepala Disdikpora DIJ Kadarmanta Baskara Aji mengemukakan, sasaran penerima anugerah prestasi bidang Dikpora ini merupakan juara pertama, kedua, dan ketiga, serta pelatih dan pembimbing dari berbagai kompetisi di tingkat nasional dan internasional. “Penghargaan diharapkan dapat mendorong dan menumbuhkan lebih banyak insan pendidikan dan cendekia kreatif, atlet, pelaku seni, maupun lembaga penyelenggara pendidikan, formal maupun non formal untuk berpacu dalam menggapai prestasi lebih baik lagi.” (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan