Penting Terapkan Tanda Tangan Digital

IMG_20161115_111858
JOGJA – Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda DIY Gatot Saptadi mendukung teknologi Tanda Tangan Digital. Program Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ini dinilai sangat tepat diterapkan.
Dia mengatakan, kemajuan teknologi saat ini perlu direspons. Sebab, teknologi tanda tangan digital akan mempermudah pengarsipan. Selain itu dari sisi lingkungan juga mendorong gerakan minimalisasi penggunaan kertas.
“Ini sejalan dengan semangat Pemda DIY melalui e-government sejak 2005. Kedepan teknologi ini akan sangat membantu bidang pengarsipan. Mampu mewujudkan pelayanan prima dan upaya mewujudkan Jogja Cyber Province,” ujarnya dalam sosialisasi tanda tangan digital di Ballroom Hotel Tentrem (14/11).
Dia mendorong sosialisasi ini sampai ke level bawah agar peran teknologi menyentuh semua elemen masyarakat.
“Masyarakat wajib tahu dengan adanya teknologi ini. Efisisensi sangat jelas terlihat dalam penerapan teknologi ini,” kata dis.
Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kemenkominfo Herry Abdul Aziz menjamin teknologi ini aman. Dalam tanda tangan digital ini sendiri terdapat data pribadi. Sehingga untuk pemilik dan pengguna tanda tangan digital hanya perseorangan saja.
Menurutnya, sistem keamanan juga merambah keamanan dokumen. Dokumen yang di dalamnya tercantum tanda tangan digital tidak bisa diubah. Ini menutup kemungkinan pemalsuan dan manipulasi dokumen.
“Kelemahan selama ini karena system keamanan dan kekuatan hukum masih lemah. Tanda tangan digital sudah dilindungi oleh UU ITE sehingga aman. Data pemilik juga hanya sebatas nama tidak sampai mendalam,” ujar Herry.
Sistem pembuatan tanda tangan digital sangat terperinci. Diawali dengan pendaftaran, verifikasi hingga penerbitan tanda tangan digital. Penerbitan system ini melalui platform Sistem Verifikasi Online (SiVION). (*)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan