Pimnas Gairahkan Tradisi Ilmiah UNY

Rektor UNY Sutrisna Wibawa (kanan) dan Wakil Rektor III UNY Sumaryanto

Rektor UNY Sutrisna Wibawa (kanan) dan Wakil Rektor III UNY Sumaryanto

JOGJA – Sukses sebagai penyelenggara, gelaran Pimnas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) ke-31, akhir Agustus hingga awal September kemarin ternyata juga banyak membawa dampak positif bagi UNY (Universitas Negeri Yogyakarta). Antara lain, menggugah sivitas akademika mengenai pentingnya Pimnas.

“Riset memang menjadi prioritas kami tahun ini. Dan dampak sebagai tuan rumah, mampu menggairahkan tradisi ilmiah bagi dosen dan mahasiswa di UNY,” ungkap Rektor UNY, Prof Dr Sutrisna Wibawa MPd, di kampus setempat, Jumat (7/9), berkaitan dengan suksesnya menjadi tuan rumah Pimnas Ke-31 2018.

Sebagai peserta, target menduduki peringkat ke-5 juga terpenuhi. Pada perhelatan ilmiah bagi para mahasiswa itu, tim UNY berhasil meraup 3 emas, 4 perak, dan 2 perunggu, serta 1 Favorit. “Kami berada di urutan kelima di bawah UGM, Unibraw, Undip, dan UI,” tutur Sutrisna kemudian.

Keberhasilan tersebut, lanjut Sutrisna, membawa inspirasi untuk mengembangkan kualitas riset lebih tinggi di tahun depan. “Kalau kali ini masuk lima besar, tahun depan mudah-mudahan tembus tiga besar dengan lebih banyak lagi judul penelitian mahasiswa yang masuk ke final,” harapnya kemudian seraya mengemukakan, tahun ini UNY meloloskan 15 judul karya ilmiah di final Pimnas.

Selain mampu menggugah dosen dan mahasiswa sehingga otomatis lebih menggairahkan tradisi ilmiah di kampus, penyelenggaraan Pimnas pun diyakini akan meningkatkan reputasi akademik universitas. “Muncul pula kesadaran, ternyata Pimnas merupakan gelaran bergengsi di antara perguruan tinggi,” tandas Sutrisna.

Di luar penyelenggaraan Pimnas, Sutrisna mengaku, kegiatan riset memang sudah menjadi prioritas UNY tahun ini. “Tentu dukungan sepenuhnya akan kami berikan. Bahkan bagi karya ilmiah yang sudah masuk ke catatan nasional, kami akan mendukung sepenuhnya untuk pembuatan HAKI-nya,” paparnya lebih jauh.

Kepada para pemenang Pimnas, rektor menghargainya, antara lain akan disetarakan dengan bahan skripsi. “Jadi, mahasiswa pemilik karya ilmiah itu tinggal menyesuaikan saja hasil risetnya sebagai bahan skripsi,” tandas Sutrisna sambil mengutarakan, UNY memiliki kuota 700 judul karya ilmiah tapi kemudian yang didanai Kemenristekdikti ada 123 judul, dan yang masuk ke final Pimnas ada 15 judul.

Wakil Rektor III UNY, Dr Sumaryanto selaku penanggungjawab pelaksanaan Pimnas, menyatakan rasa terimakasihnya kepada semua pihak terutama dosen dan mahasiswa UNY yang telah ikut berpartisipasi melancarkan penyelenggaraan Pimnas. “Lebih menggembirakan, hampir tidak ada tanggapan negatif dari seluruh peserta,” ujarnya seraya menjelaskan, Pimnas tahun ini diikuti tak kurang dari 1.523 mahasiswa dari 136 perguruan tinggi se Indonesia. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan