PT KAI Optimalkan Pelayanan Bagi Pemudik

Sebagian Tim K-9 yang diperbantukan untuk pengamanan Lebaran di Stasiun Yogyakarta.

Sebagian Tim K-9 yang diperbantukan untuk pengamanan Lebaran di Stasiun Yogyakarta.

JOGJA – Menyambut Lebaran 1440 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta telah melakukan berbagai persiapan untuk melayani pemudik. PT KAI berkomitmen menyukseskan Angkutan Lebaran tahun ini. Upacara Gelar Pasukan PT KAI serentak dilakukan di seluruh Daop dan Divre, pada Minggu (26/5), bertepatan dengan hari pertama dimulainya Posko Angkutan Lebaran di PT KAI.

Di Daop 6 upacara dipimpin langsung oleh EVP Daop 6, Eko Purwanto. Pada upacara itu dilakukan pengecekan setiap pekerja maupun petugas eksternal yang bertugas selama masa Angkutan Lebaran.

PT KAI menetapkan masa posko Angkutan Lebaran 2019 selama 22 hari, 26 Mei s.d 16 Juni 2019. Di tahun ini, program Angkutan Lebaran 2019 sebanyak 669.416 penumpang. Meningkat dari tahun sebelumnya 643.607 penumpang.

Pada Angkutan Lebaran tahun ini, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan delapan KA tambahan di antaranya KA Argo Lawu Fakultatif, Argo Dwipangga Fakultatif, Taksaka Pagi Tambahan, Taksaka Malam Tambahan, Lodaya Pagi Tambahan, Lodaya Malam Tambahan, Sancaka Tambahan, dan Mataram Lebaran. Dengan total kapasitas tempat duduk KA Tambahan Lebaran berjumlah 76.398.

Selain itu PT KAI kami juga menambah KA Tambahan Ekstra Lebaran 2019 relasi Purwosari-Pasar Senen dengan nama ‘Purwosari Tambahan’. “Kami juga akan memberikan takjil di stasiun, makanan buka puasa, dan makan sahur kepada penumpang kereta api jarak menengah, jarak jauh kelas eksekutif, bisnis maupun ekonomi, pada 26 Mei s.d 4 Juni 2019,” tutur Eko.

Seperti tahun sebelumnya, tahun ini PT KAI juga mendapat tugas dari Kemenhub untuk menyediakan kereta angkutan motis (motor gratis), 27 Mei hingga 2 Juni 2019 untuk arus mudik. Untuk arus balik, 8 Juni hingga 13 Juni 2019. Stasiun wilayah Daop 6 yang melayani angkutan motis, Stasiun Lempuyangan, Klaten, dan Purwosari.

Berbagai persiapan operasional pun dilakukan untuk kelancaran angkutan Lebaran tahun ini, di antaranya pengecekan bersama jalur KA dengan Muspida dan Muspika, penyediaan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di titik-titik rawan.

Juga pendeteksian secara dini kondisi jalan rel, posko daerah rawan, penjagaan ekstra pintu perlintasan rawan kecelakaan, posko keandalan jaringan komputer dan aplikasi, penyiapan regu terbang (flying gang) prasarana dan sarana yang siaga 24 jam apabila terjadi gangguan, serta menyiapkan cadangan awak sarana KA di setiap dinasan shift.

“Selama masa Angkutan Lebaran, PT KAI Daop 6 juga mengerahkan seluruh pekerja untuk melaksanakan Posko Angkutan Lebaran. Terdiri dari Posko Data, Posko Humas, Posko Kesehatan, Posko Pelayanan, Posko IT, Posko Pengamanan, serta Sub Posko di setiap stasiun,” papar Eko kemudian.

Untuk lebih mengoptimalkan pelayanan dan keamanan masa Angkutan Lebaran, PT KAI Daop 6 juga memperkuat personil pengamanan dari eksternal sebanyak 184 personel, meliputi Polri 134 personel, TNI (38) dan K-9 (12). Menempatkan pula CSM (Customer Service Mobile) 26 orang di lima stasiun. Masing-masing Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, dan Solobalapan guna membantu pelayanan penumpang di stasiun. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan