Ramadhan Dalam Puisi di Tembi

Di bulan Ramadhan ini gelaran Sastra Bulan Purnama (SBP) edisi 69 mengusung tema sesuai konteksnya, yakni ‘Ramadhan Dalam Puisi’. Acara bakal diselenggarakan pada Jumat, 9 Juni nanti Pkl. 19.30 WIB di Tembi Rumah Budaya, Jln. Parangtritis Km 8,5,  Sewon, Bantul-DIJ.
Penampil edisi Ramadhan Dalam Puisi ini antara lain Arif Rahmanto, Astuti Kusumo, Enda Hadisumarto, Ismanto, Nella Widodo, Sumanang Tirtasujana, Jati Suryono, Eni Setyaningsih dan Melur Seruni. Selain baca puisi, akan tampil pula kelompok musik puisi,  Jejak Imaji, Diffcom dan Komunitas Kutub. Mengawali pertunjukan, akan ditampilkan Jas Stage Voice, Jogja Acting Studio.
Beberapa penyair yang akan tampil itu datang dari beberapa kota berbeda, Sumanang Tirtasujana, seorang penyair yang aktif menulis sejak tahun 1980-an tinggal di Purwokerto, dan pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian setempat. Nella Widodo, seorang penyair sekaligus guru tinggal di Temanggung.  Melur Seruni seorang penyair pekerja migran di Singapura, yang kini tinggal di Magelang. Penyair lainnya tinggal di Jogja.
Tiga kelompok musik yang akan tampil, dan mengolah puisi menjadi lagu, sudah beberapa kali pentas dalam pertunjukan sastra dan tidak hanya tampil di Tembi. Tapi ketiganya, sudah pernah pentas di SBP. Sedangkan Jas Stage voice, yang akan tampil sebagai opening adalah lima anak, yang akan menyanyi dan membaca puisi. Kelompok ini sudah sering pentas di sejumlah kesempatan di beberapa tempat di Jogja.
Para penyair siap membacakan puisi karya sendiri, yang menyajikan tema Ramadhan, atau puisi yang bernuanasa bulan puasa. Mereka, para penyair ini, menjalani ibadah puasa, sehingga menghayati puasa, dan pengalaman batin yang dimiliki akan dituangkan dalam bentuk puisi.
Koordinator SBP, Ons Untoro menjelaskan, selama 6 tahun gelaran ini berlangsung, tiap bulan Ramadhan selalu merespon dengan puisi. Sehingga tajuk dari SBP Ramadhan Dalam Puisi, dan yang tampil setiap bulan Ramadhan selalu beda.  “Kali ini beberapa penyair dari kota berbeda, Purworejo, Temanggung, Magelang dan Jogja akan bertemu di SBP untuk membacakan puisi-puisi bertema Ramadhan karya mereka sendiri,” tuturnya, Jumat (2/6).
Jejak imaji, komunitas musik yang beberapa anggotanya penyair muda Jogja, seperti Sule Suibaweh, Iqbal Saputra dan lainnya disebutnya pernah tampil di gelaran ini, beberapa tahun silam. Sedangkan Komunitas difacbel, yang dikenal dengan nama diffcom dengan seorang inspirator Ana Ratri–seorang pemain teater–pada gelaran  edisi pertama bulan Oktober 2011 pernah pula tampil menggarap puisi karya WS Rendra menjadi sebuah pertunjukan drama. “Dalam pertunjukan nanti, tiap penampil boleh mengeskpresikan puisi secara bebas, tidak hanya dibaca seperti lazimnya membaca puisi,”  terang Ons. (bam)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan