Relawan Prabowo-Sandi Siap Rebut Suara Perdesaan

Komas: Sebagian pengurus Komas menemui Darma Setiawan (palig kanan), di DPRD DIY, Rabu (2/1).

Komas: Sebagian pengurus Komas saat menemui Darma Setiawan (paling kanan), di DPRD DIY, Rabu (2/1).

JOGJA – Mengakui masih kalah suara di perdesaan di DIY relawan Prabowo-Sandi yang menamakan diri Komas bertekad akan merebut suara di perdesaan. Relawan yang mengklaim telah eksis di beberapa wilayah dan daerah tingkat II, bahkan luar negeri itu pun mengaku siap melengkapi bahkan menjadi ujung tombak tim pemenangan pasangan capres 02.

“Berdasarkan survei per 23 Desember kemarin, pasangan kami masih kalah enam persen di perdesaan, meski menang tiga persen di perkotaan di DIY,” ujar Darma Setiawan selaku Ketua Badan Pemenangan Nasional DIY Prabowo-Sandi, usai menerima sebagian pengurus Komas (Komunitas Masyarakat Santri), di DPRD DIY, Rabu (2/1) petang.

Darma menyatakan, sangat berterimakasih dengan partisipasi Komas. “Komunitas ini memilki basis pesantren yang kuat. Kebanyakan pesantren berada di perdesaan. Sehingga kami meyakini relawan ini akan mampu mendongkrak suara di perdesaan,” jelasnya.

Ia pun mengakui, sejumlah caleg mereka di perdesaan kurang kuat sehingga keberadaan Komas ini bisa menjadi andalan, ujung tombak. “Keberadaan Komas sekaligus kami harapkan akan mampu menguatkan koalisi parpol yang kami jalin,” tandas Darma.

Sekjen Komas Pusat, Baharuddin Harahap mengemukakan, selain menegaskan dukungan terhadap pasangan capres 02, kedatangannya menemui ketua badan pemenangan di Jogjakarta sekaligus untuk mengkonsultasikan program agar tak tumpang tindih sehingga justru tak efektif.

Ketua Komas DIY Pekik Tri Purnawan menyoroti adanya potensi suara mahasiswa di Jogjakarta yang bisa hilang jika tak digarap serius. Ada belasan bahkan puluhan ribu mahasiswa di Jogjakarta yang berasal dari berbagai daerah. “Mereka pada bulan-bulan April itu sedang menjalani ujian akhir sehingga dikhawatirkan tak akan bisa mengurus Formulir A5 untuk memindahkan tempat pemilihan,” ujarnya. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan